Stadion Old Trafford Diinvasi Suporter, Duel Manchester United Vs Liverpool Resmi Ditunda

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Duel Liga Inggris antara Manchester United vs Liverpool terpaksa ditunda. Invasi suporter ke dalam lapangan stadion menjadi penyebabnya.

Diberitakan BBC, Sky Sports, dan The Guardian, sekitar 200 suporter MU berhasil masuk ke dalam Old Trafford jelang kick-off yang harusnya dimulai Minggu (2/5/2021) pukul 22.30 WIB.

Berita Lainnya

Dengan ditundanya pertandingan ini, maka Manchester City harus menunggu pekan depan untuk memastikan gelar juara Liga Inggris musim ini. Padahal jika pertandingan ini tidak ditunda dan Manchester United kalah dari Liverpool, The Citizens bisa merayakannya pada pekan ini.

Aksi supporter Man United sendiri sebagai menjadi wujud protes lanjutan kepada keluarga Glazer selaku pemilik klub yang ingin MU ikut dalam European Super League, meski akhirnya menarik diri. Mereka sudah muak akan kepemimpinan Glazer yang dianggap menghambat prestasi MU di lapangan.

Tak cuma masuk dan mengibarkan spanduk protes dan menyalakan flare, tapi ada suporter yang sampai merusak properti penyiaran. Ada juga yang dilaporkan masuk ke lorong pemain di stadion, membuat area harus disemprot disinfektan agar tak ada risiko penularan COVID-19.

Di luar Old Trafford, jumlah suporter yang berkerumun lebih banyak lagi, membuat petugas keamanan bersiaga ekstra.

Kondisi itu membuat para pemain dari dua kubu tertahan di hotel masing-masing. Akhirnya setelah dilakukan perundingan dengan polisi dan otoritas Premier League, kedua klub sepakat untuk menunda laga yang seharusnya berjalan tertutup ini.

“Menyusul diskusi antara polisi, Premier League, otoritas wilayah Trafford, dan kedua klub, laga MU vs Liverpool diputuskan ditunda karena pertimbangan keamanan dan keselamatan, menyusul protes yang terjadi hari ini,” bunyi pernyataan MU.

“Diskusi akan dilakukan dengan Premier League untuk penjadwalan ulang pertandingan tersebut.”

“Suporter kami begitu mencintai Manchester United, dan kami mengakui hak mereka untuk bebas berekspresi dan melakukan protes dengan damai.”

“Namun kami menyesali adanya gangguan pada tim dan aksi-aksi yang mengakibatkan suporter lain, staf, dan polisi berada dalam bahaya. Kami berterima kasih kepada polisi atas dukungan mereka, dan akan membantu mereka dalam investigasi selanjutnya,” tutup pernyataan itu. [fed]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *