Pilkada

Stratakindo: Padil Karsoma Paling Ideal Pimpin Purwakarta

Figur pemimpin Purwakarta harus paham dan berpengalangan dalam pemerintahan. Termasuk, mengerti cara menjadikan Purwakarta sebagai daerah agamis, kota santri tetapi nyunda, sunda tetapi nyantri.

Begitu salah satu hasil kriteria figur pemimpin Purwakarta berdasarkan Forum Group Discussion (FGD) Kelompok Diskusi Terfokus Pilkada Purwakarta yang digelar Lembaga Stratakindo dari tanggal 22 sampai 24 Januari 2018 di 6 kecamatan di Purwakarta.

“Intinya harus bisa singkronkan agama dan budaya,” ujar Koordinator Pelaksana FGD Stratakindo, Asep S Millah saat mempresentasikan hasil diskusinya ke media di Bandung, Sabtu (27/1).

Selain itu, forum ini juga menilai bahwa figur pemimpin Purwakarta harus bisa diterima semua pihak, bebas dari isu KKN, dan dinasti politik.

“Ketiga, berkomitmen membangun untuk rakyat dan mewujudkan Purwakarta yang maju dan sejahtera,” terangnya.

Adapun dari kriteria yang ada itu, nama mantan Sekda Purwakarta Padil Karsoma adalah bakal calon yang dipandang paling memenuhi persyaratan.

Namun demikian peserta FGD bersepakat tidak memiliki otoritas untuk menganjurkan apalagi mengkampanyekan bakal calon.

“Diskusi lebih dimaksud untuk mengawal proses pelaksanaan pilkada berlangsung adil, aman dan demokratis,” tegasnya.

Dari FGD ini juga ditemukan bahwa figur perempuan masih menjadi tantangan tersendiri di Purwakarta. Penerimaan figur perempuan masih menuai pro kontra di kalangan ulama.

“Walau tidak secara tegas menyatakan menolak, namun peserta FGD mengakui persoalan perempuan jadi pemimpin daerah masih akan mendapat tantangan khususnya dari para ulama tertentu di Purwakarta dan di bumi Pasundan,” pungkasnya.

Ada 4 bakal pasangan calon yang mendaftar di Pilkada Purwakarta, mereka antara lain pasangan Zainal Arifin-Luthfi lewat jalur perseorangan; pasangan Anne Ratna Mustika-Aming yang diusung PKB, Golkar, Demokrat, PAN, Nasdem, dan Hanura; dan pasangan Padil Karsoma-Acep Maman diusung PDIP dan PPP.

Sementara pendaftaran pasangan Rustandie-Dikdik Sukardi yang diusung Hanura dan Gerindra telah bersengketa. Pasangan ini ditolak karena surat dukungan Hanura sudah diberikan kepada Anne-Aming.

Anne Ratna merupakan istri dari Bupati Purwakarta saat ini Dedi Mulyadi. [ind]

Tags

Artikel Terkait

Close