INDOPOLITIKA – Setelah polemik rumah tangga yang panjang dan menyita perhatian publik, selebgram Wardatina Mawa akhirnya bertemu langsung dengan Insanul Fahmi dalam sebuah pertemuan emosional pada 14 Januari 2026.
Pertemuan tersebut menjadi momen pertama suami siri Inara Rusli itu kembali bertatap muka dengan putranya, Afnan, setelah lama terpisah.
selebgram Wardatina Mawa mengungkapkan, suasana pertemuan berlangsung haru. Insanul Fahmi disebut tak kuasa menahan tangis saat memeluk Afnan dan menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan yang telah terjadi.
Bahkan, Insanul juga meminta kesempatan untuk kembali membina rumah tangga dengan Mawa, dengan alasan demi kepentingan sang anak.
Namun, respons Mawa justru berada di luar dugaan. Alih-alih larut dalam emosi, ia mengaku tetap tegar dan tidak meneteskan air mata sedikit pun meski dihadapkan pada tangisan serta permohonan rujuk dari mantan pasangannya.
Pengakuan tersebut disampaikan Mawa melalui kolom komentar di media sosial dan langsung menjadi perbincangan warganet. Dalam keterangannya, Mawa menegaskan bahwa ia memilih bersikap tenang dan reflektif.
“Di dalam ruangan dia nangis minta maaf dan peluk Afnan, lalu mengajak bersatu lagi demi anak. Spontan aku bertanya, ‘kemarin saat berbuat seperti itu, apakah kamu memikirkan anak?’ Tak setetes pun air mata jatuh dari mataku,” tulis Mawa, dikutip Minggu (18/1/2026).
Pertanyaan itu menjadi penanda sikap Mawa yang tidak serta-merta luluh dengan permintaan rujuk. Ia menegaskan bahwa ketegaran yang ia rasakan bukan berarti luka masa lalu telah hilang, melainkan karena ia merasa telah cukup kuat untuk melangkah demi masa depan Afnan.
“Bukan karena tidak sakit, tapi karena aku sudah terlalu kuat. Alhamdulillah Allah kuatkan hatiku untuk menjaga masa depan anakku, Afnan. Doakan ya teman-teman,” lanjutnya.
Di balik pertemuan tersebut, Mawa juga menyampaikan bahwa dirinya mengajukan syarat tegas apabila Insanul Fahmi ingin berdamai dan menyelesaikan seluruh persoalan yang selama ini mencuat ke publik, termasuk dugaan perselingkuhan dan perzinaan.
Menurut Mawa, perdamaian tidak cukup hanya dengan permintaan maaf secara pribadi. Ia menyebut ada dua syarat utama yang harus dipenuhi Insanul.
Pertama, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka di hadapan awak media kepada dirinya dan keluarga besar. Kedua, menunjukkan bukti sah pernikahan siri dengan Inara Rusli yang diklaim berlangsung pada 7 Agustus 2025.
Sikap tegas Mawa tersebut menuai beragam respons dari publik, yang menilai ia menunjukkan keteguhan hati dalam memperjuangkan masa depan anak di tengah konflik rumah tangga yang kompleks. (Nul)












Tinggalkan Balasan