Suap Auditor BPK Jabar, Ade Yasin Diduga Perintahkan Anak Buahnya Kumpulkan Sejumlah Uang

Barang bukti OTT Bupati Bogor Ade Yasin/net

INDOPOLITIKA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelusuri sumber uang diduga untuk suap auditor BPK Jabar oleh tersangka Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin (AY). Diduga, uang berasal dari para ASN Pemkab Bogor.

Pada Selasa (17/5), lembaga antirasuah melakukan pemeriksaan terhadap sembilan orang saksi untuk tersangka Ade Yasin dan kawan-kawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Bacaan Lainnya

Penelusuran mengenai sumber uang itu dilakukan KPK melalui pemeriksaan sejumlah saksi dari PNS Pemkab Bogor pada Selasa kemarin. Ada setidaknya 9 saksi yang dipanggil.

“Dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan adanya perintah dari tersangka AY untuk mengumpulkan sejumlah uang yang kemudian diduga diberikan kepada tersangka ATM dan kawan-kawan sebagai dana operasional pemeriksa selama proses audit berlangsung,” kata Pelaksana tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, di Jakarta, Rabu (18/5/2022).

Sembilan saksi tersebut yaitu Yeni Naryani, PNS/Kasubbid Akuntansi BPKAD Kabupaten Bogor, Irman Gapur, PNS/PPK di RSUD Ciawi Bogor, Yukie Meistisia Anandaputri, PNS/Wakil Direktur RSUD Ciawi Bogor, Arif Rahman, Kepala Bappenda Kabupaten Bogor, Nadia Septiayani, staf outsourcing pada Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor.

Kemudian Tubagus Hidayat, staf outsourcing pada Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Deri Hartono, Staf Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Mika Rosadi, PNS/Staf di Bappenda Kabupaten Bogor dan Iwan Setiawan, PNS/staf Dinas PUPR Kabupaten Bogor.

Diketahui, Ade Yasin ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor tahun anggaran 2021. Dalam perkara itu, total KPK menetapkan delapan tersangka sebagai pemberi dan penerima. [Red]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.