Internasional

Suriah dan Rusia Lanjutkan Serangan Udara di Idlib

Pesawat jet tempur Su-27 buatan Rusia. (Foto: AFP)

Damaskus: Pesawat jet tempur Suriah dan Rusia melanjutkan serangan udara intensif di provinsi Idlib dan Hama, Minggu 9 September 2018. Serangan terus dilanjutkan di markas terakhir kelompok pemberontak dan ekstremis, setelah pertemuan Rusia-Iran-Turki gagal menghasilkan gencatan senjata.

Seperti dilansir dari Middle East Monitor, sejumlah warga dan relawan mengaku melihat helikopter Suriah yang menjatuhkan bom gentong — biasanya berisi bahan peledak berkekuatan tinggi dan serpihan metal — di desa al-Habeet dan Abdil di Idlib.

Selama ini pasukan Suriah membantah telah menggunakan bom gentong dalam operasinya. Namun investigator Perserikatan Bangsa-Bangsa secara ekstensif mendokumentasikan penggunaannya oleh pasukan Suriah.

Sementara itu, grup pemantau Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) menyebut jet tempur Rusia menggempur beberapa titik di kota Latamneh dan Kafr Zeita di Hama. 

Damaskus, didukung Rusia dan Iran, sedang mempersiapkan penyerangan besar-besaran untuk merebut kembali Idlib dan area sekitarnya dari tangan pemberontak serta ekstremis.

Sabtu kemarin, Suriah dan Rusia melancarkan serangan udara paling intensif terhadap sejumlah posisi pemberontak di provinsi Idlib. SOHR menyebut serangkaian serangan udara tersebut merupakan yang "paling keras dan mematikan" sejak 10 Agustus.

Empat warga sipil, termasuk dua anak-anak, dilaporkan SOHR tewas dalam dua serangan udara di Idlib bagian selatan.

Baca: Suriah dan Rusia Gempur Habis-habisan Provinsi Idlib

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close