Survei Charta Politika: Herman Deru Menang Telak di Sumsel, Bobby Ungguli Edy-Ijeck di Sumut

INDOPOLITIKA.COM – Berdasarkan hasil survei terbaru Charta Politika, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) saat ini, Herman Deru menang telak jika Pilkada Sumsel 2024 dilakukan hari ini.

Dalam rilisnya pada Rabu (6/7/2022), elektabilitas Deru mencapai 60,6 persen. Sementara Eddy Santana Putra yang berada di posisi kedua hanya memperoleh 6,4 persen.

Kemudian Tantowi Yahya 5,9 persen, Harnojoyo 4,6 persen, Ishak Mekki 4,1 persen, Mawardi Yahya 3,3 persen, SN PRana Putra Sohe 2,8 persen, Aswari Rivai 2,5 persen. Ada 6,6 persen responden yang tidak menjawab.

Charta Politika juga merilis elektabilitas kandidat Cagub Sumatera Utara untuk Pilkada 2024. Hasilnya, Walikota Medan Bobby Nasution meraih elektabilitas tertinggi.

Elektabilitas Bobby mencapai 29 persen. Diikuti Gubernur Sumut Edy Rahmayadi 28,2 persen dan Wagub Sumut Musa Rajekshah (Ijeck) 28,2 persen.

Lalu anggota DPR RI Fraksi PDIP Sihar Sitorus 2 persen, Gus Irawan Pasaribu 1,1 persen, Prananda Surya Paloh 0,5 persen dan Martin Manurung 0,4 persen. Ada 0,1 persen menjawab tokoh lainnya dan 20,4 persen responden yang tidak menjawab.

Diketahui, Bobby Nasution merupakan menantu dari Presiden Joko Widodo. Dia ikut dan memenangkan Pilkada Medan pada 2020 bersama Aulia Rachman.

Sementara Edy Rahmayadi merupakan gubernur Sumatera Utara yang menjabat sejak 2018 lalu bersama Musa Rajekshah.

Selain di Sumsel dan Sumut, Charta Politika juga melakukan survei di Lampung. Hasilnya, jika Pilkada Lampung dilakukan hari ini, maka Gubernur Lampung saat ini, Arinal Djunaidi akan menang.

Elektabilitas Arinal mencapai 34 persen. Diikuti Herman HN 27 persen, Ridho Ficardo 10,1 persen, Chusnunia Chalim 8 persen, Umar Ahmad 3,3 persen, Bachtiar Basri 2 persen, Dendi Romadhona 1,8 persen, Alzier Danist 0,3 persen dan Edy Irawan Arief 0,1 persen. Ada 12,6 persen responden yang tidak menjawab.

Survei Charta Politika ini dilakukan sepanjang 2-7 Juni 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 800 responden di masing-masing provinsi.

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur disertai protokol kesehatan yang ketat.

Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) pada tingkat kepercayaan 95 persen. Margin of error survei +/- 3,47%.[fed]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.