Advertisement
PemiluSurvei

Survei CPCS, 7 Partai Ini Diprediksi Bakal Lolos ke Senayan

Indopolitika.com, JAKARTA – PDI Perjuangan dan Partai Gerindra masih menjadi dua partai yang memiliki elektabilitas tertinggi di Pileg 2019 mendatang.

Berdasarkan hasil survei yang dirilis Center for Political Communication Studies (CPCS) tingkat keterpilihan PDIP mencapai 23 persen sementara Gerindra 16,1 persen.

Direktur Eksekutif CPCS Tri Okta SK menjelaskan bahwa ada tujuh partai yang akan lolos ambang batas parlemen 4 persen. Selain PDIP dan Gerindra, lima partai lainnya adalah Golkar (9,8 persen), PKB (7,4 persen), Demokrat (4,9 persen), Nasdem (4,5 persen), dan PSI (4,2 persen).

Menurutnya, PSI berhasil membuat kejutan karena mengalami kenaikan elektabilitas hingga 4,2 persen.

“Elektabilitas parpol lain cenderung stabil, hanya PSI yang mengalami kenaikan signifikan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (6/3)

Dia menguraikan bahwa peningkatan elektabilitas PSI itu didukung oleh sosialisasi yang efektif selama kampanye. Tercatat, PSI menjadi yang paling banyak media sosial sebagai sarana sosialisasi (34 persen), disusul Gerindra (32,1 persen).

“Sementara partai yang menggunakan media massa tradisional paling banyak adalah Nasdem (38,9 persen) dan Perindo (37,0 persen),” terangnya.

Okta menguraikan bahwa PSI kerap tampil dengan isu-isu kontroversial dan efektif menyosialisasikan itu di beragam medium sosialisasi selain media sosial.

“Yang tidak kalah menarik adalah kerja-kerja sosialisasi oleh relawan dan pertemuan tatap muka,” pungkasnya.

Adapun partai yang tidak lolos ke Senayan dalam survei ini antara lain PKS (3,6 persen), PPP (3,3 persen), PAN (3,1 persen), Perindro (2,3 persen), dan Hanura (1,2 persen). Selanjutanya, PBB (0,8 persen), Berkarya (0,6 persen), PKPI (0,5 persen), dan Garuda (0,2 persen).

Survei ini dilakukan pada 1 hingga 10 Februari 2019, dengan jumlah responden 1.200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen. (rm)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close