Survei New Indonesia: Ganjar Gak Ada Lawan, AHY Naik Signifikan

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Berdasarkan survei terbaru New Indonesia Research & Consulting, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak ada lawan. Dia bertengger sendirian di atas dan jauh mengungguli kandidat-kandidat Calon Presiden (Capres) 2024 lainnya dengan 20,5 persen.

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang berada di posisi kedua hanya memperoleh 16,7 persen. Prabowo justru bersaing ketat dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang duduk di posisi ketiga dengan 16,1 persen.

Berita Lainnya

Sementara Gubernur DKI Jakarta yang biasanya bersaing di tiga besar, terlempar ke posisi empat dan mengalami penurunan drastis karena hanya memperoleh 6,0 persen.

Dalam survei tersebut yang menarik adalah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Elektabilitasnya melejit dan mengungguli Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketum Golkar Airlangga Hartarto.

“Di tengah perang baliho politisi, elektabilitas Puan Maharani dan Airlangga masih jauh tertinggal, justru AHY yang paling berkibar,” kata Direktur Eksekutif New Indonesia Research & Consulting Andreas Nuryono dalam siaran pers di Jakarta, Minggu, (8/8/2021).

Menurut Andreas ketiganya memang menunjukkan peningkatan elektabilitas. Akan tetapi kenaikan signifikan paling banyak didapat oleh AHY.

Tren kenaikan elektabilitas AHY diketahui sejak survei dilakukan pada Mei 2021. Awalnya, elektabilitas anak sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut hanya sekitar 2 persen. Namun, angka itu naik menjadi 5,8 persen.

Sedangkan Puan Maharani yang juga Ketua DPP PDIP naik sedikit dari 1,1 persen menjadi 1,4 persen. Demikian pula dengan Airlangga Hartarto dengan elektabilitas 1,3 persen.

Elektabilitas AHY bahkan mengalahkan Sandiaga Uno yang hanya memperoleh 5,2 persen, Tri Rismaharini 4,7 persen, dan Erick Thohir 4,5 persen.

Kemudian Giring Ganesha memperoleh elektabilitas 2,6 persen, Khofifah Indar Parawansa 2,1 persen. Lalu Moeldoko 1,1 persen, dan Mahfud MD 1,0 persen.

Nama-nama lainnya masih di bawah satu persen, dan tidak tahu atau tidak menjawab sekitar 10,2 persen.

Survei New Indonesia Research & Consulting dilakukan pada 21 hingga 30 Juli 2021 dengan sambungan telepon kepada 1.200 orang responden yang dipilih secara acak dari survei sebelumnya sejak 2019, dengan margin of error sekitar 2,89 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.[fed]

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *