Pilkada

Survei Politika Research Center, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah Ungguli Djarot-Sihar di Pilgubsu

Edy-Ijeck 48,7% Djarot Sihar 38,3%

MEDAN – Pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah atau pasangan ERAMAS, kembali dinyatakan lebih unggul atas lawannya di kontestasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub) Sumatera Utara 2018, Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus (DJOSS).

Pernyataan keunggulan itu didasarkan pada survei yang dilaksanakan oleh lembaga survei yang berbasis di Jakarta, Politika Research Center (PRC). Survei dengan metode multi stage random sampling itu dilaksanakan pada akhir Maret 2018 lalu dengan melibatkan sebanyak 1.000 responden di 33 kabupaten/kota di seluruh Sumatera Utara.

“Berdasarkan kemampuan, karakteristik dan kepribadian Cagub-Cawagub Sumut, dalam simulasi 2 pasangan, Eramas mendapatkan dukungan publik 48,7 persen. Sedangkan Djoss 38,3 persen,” ungkap Direktur Riset PRC, Rio Prayogo saat memaparkan hasil surveinya di Hotel JW Marriot Medan, Senin 16 April 2018 kemarin.

Ia membeberkan, dari hasil survei tersebut, diketahui pula bahwa masyarakat Sumatera Utara (Sumut) membutuhkan cagub-cawagub yang tegas dan berpengalaman.

“Kemampuan, karakteristika dan kepribadian Cagub-Cawagub Sumut merupakan tiga aspek kepemimpinan yang menjadi sorotan utama dalam survei yang dilakukan. Survei ini bertujuan untuk mengukur persepsi publik berkaitan dengan figur atau sosok pemimpin yang dirindukan masyarakat Sumut lima tahun ke depan,” bebernya.

Dijelaskan dia, aspek kemampuan yang diteliti berkaitan dengan penyelesaian ketimpangan sosial, pengentasan kemiskinan, perbaikan infrastruktur, penanggulangan premanisme, peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), pengelolaan APBD.

Peningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan, perwujudan tata kelola pemerintahan yang bersih, peningkatan kemandirian dan daya saing daerah, dan pengalaman dalam memimpin pemerintahan.

Sedangkan aspek karakteristik menyoroti ciri khas pasangan Cagub-Cawagub dalam hal menghargai perbedaan, adil dan mampu merangkul semua pihak, menguasai masalah pembangunan, dapat dipercaya, rendah hati serta mengayomi masyarakat.

Selain itu, berpengalaman dalam memimpin, kaya gagasan dalam memajukan daerah, keserasian dan kesalingmelengkapian sebagai pasangan Cagub-Cawagub.

Sementara kepribadian yang dimaksud meliputi sikap jujur dan anti korupsi, bijaksana dan tegas dalam mengambil keputusan, ramah dan komunikatif kepada masyarakat, sederhana dalam hidup, dan mudah diminta menghadiri acara yang dibuat masyarakat

“Dari tiga aspek di atas, survei ini menemukan bahwa pasangan Cagub Cawagub yang diharapkan masyarakat Sumut adalah Cagub-Cawagub yang tegas dan berpengalaman dalam memimpin pemerintahan.”

“Masyarakat Sumut merindukan pemimpin yang memiliki kemampuan, karakteristik sekaligus kepribadian yang baik untuk perubahan Sumut yang lebih baik,” jabarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dari segi kemampuan ada tiga hal yang menjadi kelebihan pasangan Eramas. Antara lain, menjaga kamtibmas dan menanggulangi premanisme, menyelesaikan ketimpangan sosial dan mengentaskan kemiskinan, serta menjaga pluralisme dan kemajemukan.

Dari segi karakteristik, sambungnya, pasangan Eramas dipandang sebagai pasangan yang menghargai perbedaan, adil dan merangkul semua pihak serta paling serasi dan saling melengkapi.

Adapun dari segi kepribadian, pasangan ERAMAS dinilai sebagai pasangan yang bijaksana dan tegas dalam mengambil keputusan serta dipercaya mampu membawa perubahan.

“Dari hasil survei ini juga mayoritas pemilih sudah mantap dengan pilihannya, dan tak lebih dari 35 persen pemilih yang mengaku mungkin mengubah pilihan atau belum menentukan pilihan,” kata Rio.

Ditambahkan dia, hal lain yang menggembirakan bagi masyarakat Sumut adalah tingginya keyakinan masyarakat akan terselenggaranya Pilkada yang aman dan lancar.

Selain itu, publik juga menaruh keyakinan yang sama tinggi akan profesionalitas dan netralitas KPU dalam menyeleggarakan pemilihan gubernur-wakil gubernur Sumut pada 27 Juni mendatang.

Tags

Artikel Terkait

Close
Close