SYL Serahkan Kasusnya ke Polisi, Polda Metro Kembali Periksa 3 Saksi Dugaan Pemerasan Eks Mentan

Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Foto: net

INDOPOLITIKA.COM – Polda Metro Jaya kembali memeriksa sejumlah saksi kasus dugaan pemerasan mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Sementara SYL sendiri menyerahkan sepenuhnya kesimpulan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

Diketahui, Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya tengah menyelidiki kasus dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK terhadap Syahrul.

Penanganan kasus ini diasistensi oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri. Bareskrim Polri memfasilitasi ruang pemeriksaan untuk Polda Metro Jaya.

“Kesimpulan nanti di teman-teman penyidik dan seterusnya,” kata Kuasa hukum SYL Djamaluddin Koedoboen, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, kemarin.

Pihaknya tidak bisa menyimpulkan terkait perkara ini. Sebab, kliennya merupakan korban sekaligus saksi dalam perkara ini.

“Beliau (SYL) sendiri kan adalah saksi korban dalam hal ini, jadi tentu ya beliau tidak banyak hal yang musti dikejar tapi apa yg beliau rasakan saja,” ujar Djamaluddin.

Di tempat terpisah, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan jika pada Rabu 1 November ini, ada saksi lagi yang diperiksa.

“Ada tiga saksi yang diperiksa di Polda Metro Jaya,” katanya.

Ade menjelaskan salah satu saksi yang dipanggil adalah Tirta Juwana Darmadji alias Alex Tirta yang akan diperiksa di Polda Metro Jaya. “Akan diperiksa jam 13.00 WIB dan yang bersangkutan telah konfirmasi (kehadiran), ” kata Ade.

Alex Tirta yang juga merupakan Ketua Harian Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) tersebut merupakan penyewa rumah di Jalan Kertanegara nomor 46, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang digeledah Polisi pada Kamis, 26 Oktober 2023.

Kemudian, saksi lainnya adalah ADC atau ajudan mantan Mentan SYL. Namun, Ade tak memerinci satu saksi lainnya. [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *