Tak Hanya Anies, Pansus Banjir Harus Berani Panggil Jokowi-Ahok

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Jakarta, Fahira Idris mengatakan, pembentukan pansus merupakan hal biasa dan menjadi haknya DPRD selama memang tujuannya mencari dan memecahkan akar persoalan dalam hal ini soal banjir. 

Namun jika arahnya ke politis atau mencari-cari kesalahan Pemprov DKI dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, pansus akan jadi kontraproduktif. 

Berita Lainnya

Menurutnya jika memang ingin mencari solusi banjir, maka tantangan pansus adalah harus mampu memanggil pihak terkait, misalnya Pemerintah Pusat dan kepala daerah lain di Jabodetabek, termasuk gubernur-gubernur DKI sebelum Anies Baswedan. Seperti Sutiyoso, Fauzi Bowo, Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. 

“Sebab jika hanya Anies ditambah ahli atau akademisi saja yang dimintai keterangan solusi banjir Jakarta tidak akan ketemu,” ujar Fahira melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (29/2/2020).

Hal itu ditegaskan Senator Jakarta ini mengingat persoalan banjir di Ibukota sifatnya lintas sektoral dan lintas wilayah. Jadi hanya kuasa Presiden yang bisa menghalau banjir di Jabodetabek. 

Bahkan menurutnya, apapun yang dilakukan di Jakarta untuk menghalau banjir tidak akan bermanfaat banyak selama tidak ada pemulihan yang serius di kawasan hulu. 

“Karena proses pemulihan ini sifat lintas provinsi dan kementerian, cuma Presiden yang punya kuasa untuk mengkoordinasikannya. Jadi pansus juga harus mampu mengikat komitmen Pemerintah Pusat,” pungkas Fahira.[ab]

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *