Partai Politik

Tak Jadi Gugat Gerindra, Partai Berkarya Klaim Surat Kuasa Palsu

Setelah ramai pemberitaan tentang gugatan Partai Berkarya yang menyebutkan suara mereka berpindah 2 juta ke Partai Gerindra melalui registrasi atas nama kuasa hukum Nirman Abdurahman, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Berkarya Baddarudin menyebut gugutan tersebut bukan resmi dari Partai Berkarya.

“Terkait klaim suara Partai Geindra 2,7 juta suara adalah hak Partai Berkarya, kami nyatakan itu hoaks dan tidak berdasar. Kami minta maaf kepada Partai Gerindra atas ketidaknyamanan tindakan gugatan tersebut dan pemberitaan yang beredar,” ucapnya pada awak media.

Baddarudin kemudian menyebut diduga ada pemalsuan tanda tangan dan minta MK untuk memverifikasi ulang. Terkait kasus itu ia menilai Partai Berkarya sudah dirugikan karena sempat menjadi bahan perundungan di media sosial.

Kuasa hukum Partai Berkarya, Nimran Abdurrahman, akhirnya mencabut gugatan hasil Pileg 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) soal 2,7 juta suara beralih ke Gerindra pada Selasa (9/7/2019).

Nimran pun lantas menjelaskan alasannya mencabut gugatan tersebut. Rupanya, Nimran dan timnya sebagai pengacara tidak diakui oleh Partai Berkarya. Nimran pun ingin membuktikan bahwa timnya legal dengan mencabut gugatan tersebut. (TRA)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close