INDOPOLITIKA.COM – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) cukup percaya diri alias PeDe bisa menggeser Gerindra dari posisi dua besar parpol dengan elektabilitas tertinggi. Dengan sisa waktu yang masih cukup panjang sebelum Pilpres 2024, PKB yakin hal itu bisa tercapai.
Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan, hasil survei Charta Politica Indonesia menunjukkan bahwa PKB masih mendapatkan kepercayaan yang cukup tinggi dari masyarakat.
Politikus yang akrab disapa Gus Jazil ini mengaku tidak terlalu kaget bahwa PKB berada di posisi tiga besar. Alasannya, sejumlah hasil survei lain sebelumnya juga menempatkan PKB di posisi tiga bahkan dua besar.
“Doa dan harapan kita tentu bagaimana bisa menjadi pemenang pemilu atau paling tidak bisa menggeser Gerindra di dua besar. Saya rasa masih ada waktu untuk mengejar menjadi dua besar,” kata Gus Jazil, melansir poskota, Jumat (13/8/2021).
Seperti diketahui, hasil survei Charta Politica Indonesia menyebut Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melejit di posisi tiga besar partai politik (parpol) dengan elektabilitas tertinggi pada Pemilu 2024.
Adapun hasil tersebut, PKB memiliki tingkat elektabilitas 9,4%, berada di bawah PDI Perjuangan yang diprediksi masih bertengger di urutan teratas dengan tingkat belektabilitas sebesar 22,8%. Sementara partai Gerindra besutan Prabowo Subianto berada di posisi dengan dengan 17,5%.
Dikatakan Wakil Ketua MPR RI ini, partainya memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi menghadapi Pemilu 2024 mendatang. Sebab, secara struktur partai, saat ini PKB memiliki tingkat struktur hingga basis RW bahkan RT. Selain itu, berbagai persiapan teknis juga terus dilakukan. Salah satunya yang saat ini sedang dipersiapkan adalah melakukan proses pencalegan dini.
“PKB mengajak kader-kader terbaik bangsa di seluruh Tanah Air untuk berjuang melalui PKB. Kami membuka pintu selebar-lebarnya. Kalau pada Pemilu 2019 PKB empat besar dan sekarang hasil survei tiga besar, artinya PKB punya peluang besar untuk terus meningkatkan perolehan suara. Ini menunjukkan ada kepercayaan publik atas kinerja PKB selama ini. Sebab, tidak munkin elektabilitas meningkat kalau kita tidak menunjukkan kinerja yang baik,” tuturnya.
Sementara itu, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid atau Cak Udin kepada wartawan, Jumat (13/8/2021) mengatakan, masuk tiga besar belum memuaskan pihaknya. PKB memasang target elektabilitas tempel PDIP.
“Masih jauh dari harapan, karena target PKB menempel PDIP. Namun, hasil ini adalah bukti nyata instruksi Gus Muhaimin agar semua kader wajib melakukan aksi melayani rakyat dijalankan secara konsisten oleh pengurus dan kader PKB,” katanya.
“Apa pun hasil surveinya, Gus Muhaimin selalu perintahkan agar semua kader memberikan yang terbaik untuk rakyat, bekerja sebaik-baiknya secara istikamah, ajek, konsisten dalam melayani rakyat, bukan untuk menaikkan survei tapi benar-benar mewujudkan ideologi dan nilai perjuangan PKB untuk mewujudkan kedaulatan dan kesejahteraan rakyat dan seluruh tumpah darah Indonesia,” ujarnya. [asa]












Tinggalkan Balasan