INDOPOLITIKA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Tangerang menyatakan menolak rencana bergabungnya Budi Arie Setiadi ke Partai Gerindra.
“Kami DPC Kabupaten Tangerang menolak jika Budi Arie Setiadi benar-benar ingin masuk ke Gerindra,” ungkap Ketua DPC Gerindra Kabupaten Tangerang, Astayudin, dikutip Minggu (9/1/2025).
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang itu menjelaskan, seluruh kader Gerindra di tingkat kabupaten hingga ranting telah sepakat menolak rencana bergabungnya Budi Arie Setiaditersebut.
Menurutnya, Partai Gerindra di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto merupakan partai yang memiliki karakter dan ideologi kuat, sehingga setiap kader yang masuk harus memiliki rekam jejak serta komitmen yang sejalan dengan visi partai.
“Gerindra bukan partai yang dibangun karena momentum politik, tetapi karena komitmen perjuangan. Untuk masuk ke Gerindra harus melalui proses panjang dan pembuktian, tidak bisa hanya karena posisi atau kedekatan dengan kekuasaan,” ujarnya.
Astayudin menilai, wacana bergabungnya Budi Arie Setiadi—yang sebelumnya dikenal sebagai pimpinan relawan Projo—menimbulkan tanda tanya di kalangan kader daerah.
Ia menegaskan, DPC Gerindra Kabupaten Tangerang berkomitmen menjaga prinsip kaderisasi dan marwah partai.
“Kami ingin menjaga marwah partai. Jangan sampai Gerindra menjadi tempat persinggahan tokoh yang kehilangan posisi politik,” katanya.
Lebih lanjut, Astayudin menyebut bahwa penolakan tersebut merupakan bentuk aspirasi kader di daerah untuk mempertahankan nilai-nilai perjuangan partai. Ia menegaskan, sikap itu bukan didasari kebencian pribadi, melainkan demi menjaga garis perjuangan dan identitas partai.
“Kami tetap tunduk pada keputusan DPP, tetapi kami punya hak untuk menyampaikan aspirasi. Kami berharap DPP dapat mempertimbangkan dengan bijak setiap wacana perekrutan tokoh nasional agar tidak menimbulkan keresahan di tingkat bawah,” pungkasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan