Tak Terima Alm Gus Dur Dihina, PKB: Istighfar Ustadz Maaher, Jaga Mulutnya!!!

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid nampaknya cukup kesal dengan cuitan Ustadz Maaher, yang disinyalir menghina Almarhum Gus Dur di salah satu twitnya beberapa waktu lalu.

Karenanya, Jazilul meminta ustadz tersebut menjaga sikapnya dan lebih santun dalam bertutur kata, apalagi menyangkut tokoh bangsa, orang yang pernah menjadi Presiden Indonesa.

Berita Lainnya

Hal itu diungkapkannya setelah unggahan twit Ustadz Maaher menjadi sorotan lantaran diduga menghina Presiden ke-4 Almarhum KH  Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dengan kata tidak pantas. “Istighfar Ustadz Maher jaga mulutnya!!,” kata Jazilul, melalui pesan WhatsApp, kepaada Indopolitika.com, Kamis (26/3/2020).

“Mulutmu yang bau itu diciptakan bukan untuk menyebar fitnah,” tegasnya lagi.

Sebelumnya, salah seorang GUSDURian asal Jombang Aan Anshori mengatakan, hinaan oknum ustadz tersebut tidak terlalu membuat GUSDURian reaktif menanggapinya. “Beberapa waktu lalu ada selebritas agama dianggap menghina almarhum Gus Dur di twitter. Publik menjadi sedikit geger, utamanya dari kalangan Nahdliyyin dan tidak sedikit aktivis,” kata Aan Anshori, GUSDURian asal Jombang kepada Indopolitika.com, Rabu (25/3/2020).

Selama hidup, kata dia, Gus Dur memang kerap mendapat serangan terbuka. Tetapi Gu Dur tak pernah membalasnya. Baik lewat ucapan maupun gesture. Hal itu disebabkan Gus Dur dikenal sebagai penganjur Demokrasi. Selain itu Gus Dur juga dianggap memahami konsep komunikasi publik yang ada di dalam Al-Quran.

Dia menambahkan, hinaan dan cacian adalah gizi bagi Gus Dur dan mereka yang setia dengan Almarhum. “Seseorang yang demokratis harus mampu menjaga dirinya, menahan ego dan amarahnya untuk membiarkan orang lain menggunakan kemerdekaan tersebut. Satu-satunya cara untuk menghentikan praktek tidak dewasa dalam bentuk hinaan adalah dengan cara tidak melakukan hal sama,” katanya.

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *