Tangerang Raya Zona Merah Corona: Di Banten Total Pasien Positif 34, ODP 602 & PDP 125

  • Whatsapp
Sejumlah petugas bersiap menyemprotkan disinfektan di pusat keramaian Kota Tangerang Selatan.

INDOPOLITIKA.COM – Tingkat penyebaran covid-19 atau Virus Corona di beberapa wilayah Provinsi Banten kian massif. Bahkan untuk wilayah Tangerang Raya yang meliputi Kabupaten/Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, sudah ditetapkan sebagai zona merah penyebaran Covid-19.

Ketiga wilayah itu sejauh ini, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga meningkat setiap waktu. Kendati demikian, masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak panik dan tetutama yang lebih, masyarakatnya harus taat pada rambu larangan pemerintah soal menjaga jarak, demi menekan penyebaran virus tersebut secara massif.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kesehatan Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, wilayah Tangerang Raya memang sudah masuk kategori zona merah Covid-19. “Kategori zona merah ini jangan sampai menimbulkan kepanikan. Yang paling penting adalah perlu meningkatkan kewaspadaan. Patuhi larangan pemerintah. Tetaplah melakukan kegiatan di rumah,” ungkap Ati, kemarin.

Sementara itu, berdasarkan data pada situs resmi informasi corona di Provinsi Banten https://infocorona.bantenprov.go.id/, pada Minggu (22/3/2020) sore, untuk kasus positif Corona di Banten berjumlah 34 kasus.

Di mana Kota Tangerang Selatan tercatat ada 13 kasus, 3 orang meninggal dan 10 orang masih dirawat. Sementara di Kota Tangerang tercatat ada 10 orang positif Coroa. Dimana 9 orang masih dirawat dan satu orang meninggal. Sedangkan di Kabupaten Tangerang, jumlah warga positif Corona terpau 11 orang. 10 orang sedang dirawat dan satu orang dinyatakan sembuh. Sedangkan untuk kota/kabupaten lainnya nol kasus.

Terkait dengan perkembangan Orang Dalam Pemantauan (ODP), tercatat ada 605 ODP. Rinciannya, di Kabupaten Pandeglang berjumlah 29 kasus (masih dipantau 21 dan sembuh 8), Kabupaten Lebak 18 kasus (masih dipantau 10, dan sembuh 8), Kabupaten Tangerang 152 ODP (133 dipantau, 19 sembuh).

Untuk Kabupaten Serang ada 64 ODP (59 dipantau dan 5 sembuh), Kota Tangerang 150 ODP (114 dipantau dan 36 sembuh). Kota Cilegon 55 kasus (4 dipantau dan 10 sembuh), Kota Serang  17 kasus (16 dipantau dan 1 orang sembuh). Sedangkan di Kota Tangerang Selatan tercatat 117 ODP (105 dipantau dan 12 sembuh).

 

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Provinsi Banten berjumlah total 125 orang. Rinciannya, di Kota Tangerang Selatan tercatat ada 61 PDP (59 masih dirawat dan sembuh 2), di Kabupaten Tangerag total PDP 33 orang (masih dirawat 30 dan sembuh 3 orang), di Kabupaten Pandeglang tercatat 3 PDP dan semuanya masih dirawat.

Sedangkan di Kota Serang ada 2 PDP dan dirawat. Di Kota Cilegon nol kasus. Di Kota Tangerang diketahui ada 23 PDP (21 orang masih dirawat dan 2 orang sembuh), di Kabupaten Serang tercatat 3 PDP (2 sembuh dan 1 masih dalam perawatan), di Kabupaten Tangerang 33 PDP (30 orang dirawat dan 3 orang sembuh). Di Kabupaten Lebak nihil PDP dan di Kabupaten Pandeglang tercatat 3 PDP.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *