Tanggul Sungai Jebol, Ratusan Rumah di Tangerang Terendam Banjir

  • Whatsapp
Kepolisian melakukan patroli menggunakan perahu karet ke lokasi banjir di Kota Tangerang (4/2/2020)

INDOPOLITIKA.COM – Memasuki hari keempat, ratusan rumah yang terendam banjir akibat tanggul Kali Ledug jebol belum juga surut, jebolnya tanggul tersebut membuat air deras masuk ke kawasan pemukiman di Perumahan Periuk Damai dan Garden City Residence Periuk, Kota Tangerang.

“Jebolnya tanggul tersebut membuat air mengalir ke perumahan warga. Sehingga yang tadinya banjir hanya 60 sentimeter saat ini mencapai 2,5 meter,” kata Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Kota Tangerang, Bisri Selasa (4/2/2020).

Berita Lainnya

Banjir ini membuat 647 jiwa yang bermukim di RW 25 Gebang Raya, Periuk, Kota Tangerang, terisolasi. Dari jumlah tersebut, 137 jiwa mengevakuasi diri ke tiga lokasi pengungsian yang tak jauh dari lokasi banjir.

Kepala Puskesmas Gembor, Muhammad Mulyadi, mengungkap, para pengungsi terdampak banjir mulai diserang penyakit. Mayoritas terkena gatal-gatal dan diare.

“Sekarang pengungsi mulai mengeluh dan didominasi penyakit kulit kayak gatal-gatal, sakit perut dan lainnya,” ujar

Pihaknya menyediakan empat titik posko kesehatan untuk mengakomodasi pengungsi. Yakni di Puskesmas Gembor, Masjid Mujahidin, RW 4, dan RW 10 di kawasan Perumahan Total Persada.

Sementara itu, polisi gabungan dari Polres Metro Tangerang dan Polda Metro Jaya terus melakukan patroli keliling ke kawasan yang terendam banjir. Menurut Wahyudi, petugas dari Polsek Jatiuwung, bantuan juga datang dari Polda Metro Jaya.

“Untuk di sini ada 1 tim dari Polda, lalu lainnya dari Polsek Jatiuwung. Kami pusatkan di Periuk Damai, di sana posko utamanya,” tuturnya.

Terlihat di lokasi banjir, petugas kepolisian dengan empat perahu karet berkeliling perumahan untuk berpatroli. Sebab, masih ada warga yang bertahan di lantai dua rumahnya dan belum mau dievakuasi.

“Makanya kita terus pantau, sambil panggil-panggil,” ujarnya. [rif]

 

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *