TB Ace: Wacana Presiden 3 Priode Cuma Timbulkan Kegaduhan Politik di Tengah Pandemi

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Ketua DPP Partai Golkar TB. Ace Hasan Syadzily, ikut menyoroti wacana agar jabatan presiden ditambah menjadi tiga periode yang digaungkan oleh Komunitas JokPro 2024, supaya Jokowi dan Prabowo bisa berduet di Pilpres 2024.

Ace menilai wacana itu hanya akan menimbulkan kegaduhan politik di tengah pandemi. Menurutnya, wacana ini harus di pertimbangkan dari berbagai prespektif. Apalagi, periode jabatan presiden mempersyaratkan adanya amandemen UUD 1945.

Berita Lainnya

“Jika amandemen UUD 1945 pasti akan menjadi polemik politik yang sangat kuat di masyarakat, sehingga menimbulkan kegaduhan politik,” ujar Ace kepada wartawan, Senin (21/6/2021).

Ace menilai, polemik politik yang akan terjadi bukan hanya soal periodisasi jabatan presiden. Namun, juga agenda-agenda lainnya yang sudah lama digulirkan seperti menghidupkan kembali GBHN, penguatan peran MPR, DPD RI, dan lain-lain.

Padahal, kata Ace, sekarang negara ini sedang fokus penanganan Pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Dan itu, tentunya membutuhkan dukungan berbagai pihak dan konsentrasi penuh seluruh elemen bangsa.

Belum lagi, tahun 2022 ini, Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah even internasional paling bergengsi. Yaitu, forum G-20 yang salah satunya membahas kerja sama internasional dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi dunia.

“Oleh karena itu, menurut saya, energi bangsa saat ini difokuskan pada masalah penanganan Covid-19 dan ekonomi, daripada polemik yang dapat menimbulkan kegaduhan politik di masyarakat,” kata Ace.

Survei SMRC yang terakhir menyebutkan, bahwa 74 persen menginginkan agar jabatan presiden RI cukup dua periode. Menurutnya, hal ini, harus menjadi bahan pertimbangan elit politik tentang wacana ini, jangan sampai melawan kehendak rakyat.

“Presiden Jokowi sendiri menyampaikan penolakannya terhadap 3 periode jabatan Presiden. Beliau seorang yang sangat taat dengan konstitusi,” kata Ace. [fed]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *