Teknologi BMKG Dianggap Tertinggal, DPR RI Dorong Pemerintah Berikan Anggaran Besar

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Foto/NET

INDOPOLITIKA.COM – Wilayah Indonesia yang berada di cincin api, memiliki daerah rawan bencana yang sangat banyak.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentu berperan penting untuk memberikan peringatan dini terhadap bencana ke masyarakat luas di Indonesia

Namun, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw menilai ada keterbatasan teknologi yang dimiliki oleh BMKG dan akan memberikan perhatian khusus terhadap BMKG, karena alat-alat yang dimiliki BMKG saat ini sudah sangat tertinggal.

“Kita lihat (BMKG) peralatannya sudah tertinggal, ini sudah dari tahun 1986 sampai sekarang peralatan ini masih seperti itu. Kami akan mendorong supaya pemerintah memberikan anggaran lebih besar untuk BMKG, dan kami minta BMKG juga melakukan pemetaan wilayah untuk mendirikan stasiun-stasiun agar bisa memberikan data cuaca di seluruh Nusantara ini secara akurat,” ujar Roberth dalam keterangannya dikutip, Jumat (30/9/2022).

Menurutnya, para nelayan, petani, masyarakat membutuhkan informasi dari BMKG yang juga melibatkan pemerintah daerah untuk mendapat support tersebut.

“Bukan hanya BMKG, tapi pemerintah daerah juga harus support. Maka untuk memberikan informasi kepada masyarakat langsung, kami minta pemerintah daerah juga harus terlibat mengambil informasi dari pada BMKG untuk diinfokan ke masyarakat,” saran Roberth.

Legislator daerah pemilihan (dapil) Papua itu berharap nantinya tidak ada lagi area blankspot yang tidak terjangkau BMKG.

“Dan ini pun harus bisa diakses oleh masyarakat semuanya ke depan, dan bisa diakses melalui handphone secara terperinci perjam prakiraan cuaca tersebut,” tandasnya. [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *