Tembok Masjid Bakal Dirubuhin untuk Evakuasi Truk Molen di Bantaran Kali Tangsel

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Truk molen B 9382 UIA yang terguling di bantaran kali di depan perumahan Pondok Benda Indah, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, tak kunjung bisa dievakuasi. Untuk mengevakuasinya pun, bukan pekerjaan mudah.

Sebab badan molen kendaraan milik PT Karya Beton itu masih berisi materan coran untuk pembangunan turab. Bahkan sudah mulai mengeras menempel di badan mobol. “Itu coran udah beku mengeras,” kata Asep Mulyana, warga sekitar, Kamis (31/10/2019).

Baca Juga:

Menurutnya, teknik pengangkatan truk molen harus menggunakan kendaraan alat berat atau crane. Itupun harus ada yang dikorbankan. “Harus dibongkar ini tembok,” ujar Asep. Tembok yang dimaksud milik Masjid Al-Iftitah yang berada persis di depan lokasi truk terguling.

Diketahui, truk molen terguling sedang melakukan pekerjaan pelebaran daerah aliran sungai anak Kali Angke yang digarap CV Wira Karya. Akibat kejadian itu, tepi kali yang berjarak beberapa meter dari perumahan warga juga longsor.

“Iya ini sudah tiga hari belum diangkat. Habis gimana angkatnya, jalan menuju ke sini kecil, ini aja mobil ambles. Gimana yang mau angkatnya? Mungkin juga bisa ambles,” kata Parman, warga setempat.

Menurut Parman, evakuasi akan semakin sulit karena semen terisi penuh dalam truk tersebut telah mengeras, sehingga menambah beban truk.

“Sudah mengeras itu semennya, yang tumpah keluar (pengaduk semen pada mobil) aja sudah keras. Itu kan semennya banyak, pasti bakal tambah menyulitkan,” ujarnya.{asa}

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *