Internasional

Tentara Mali Bunuh 11 Ekstremis yang Lakukan Penyergapan

Prajurit Mali berpatroli di kota Menaka, 9 Mei 2018. (Foto: AFP/SEBASTIEN RIEUSSEC)

Bamako: Tentara Mali membunuh sebelas ekstremis yang menyergap mereka dalam. Penyergapan berujung pada bentrokan yang juga menewaskan satu tentara Mali.

Sejumlah grup bersenjata Tuareg yang mendukung pemerintah Mali juga melaporkan adanya eksekusi lebih dari 20 orang di sebuah desa di timur laut pada hari Jumat. Eksekusi itu dilakukan kelompok ekstremis.

Bentrokan terbaru menyoroti lemahnya keamanan Mali menjelang pemilihan umum pada 29 Juli mendatang, dimana Presiden Ibrahim Boubacar berencana melanjutkan kepemimpinannya ke periode kedua.

"Patroli disergap teroris pada Minggu pagi di sebuah hutan di wilayah tengah Segou," ujar Kementerian Pertahanan Mali, seperti dikutip dari AFP.

"Peristiwa tersebut menyebabkan satu orang tewas dan satu orang terluka, sedangkan di pihak musuh, ada 11 orang tewas," lanjutnya.

Ketegangan di Mali berawal dari pemberontakan separatis Touareg pada 2012, yang kemudian dieksploitasi para ekstremis untuk mengambil alih kota-kota utama di utara.

Sebagian besar ekstremis sudah diusir dalam operasi militer yang dipimpin Perancis pada Januari 2013. Namun masih banyak daerah di Mali berada di luar kendali pasukan asing dan pemerintah. (Khalisha Firsada)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close