Pemerintahan

Terima Dubes Tiongkok, Tingkatkan Hubungan Kemitraan Kedua Negara

JAKARTA – Salah satu cara kunci untuk memperkuat hubungan antar kedua negara yakni dengan saling mengenal budaya satu sama lain. Pernyataan itu disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat menerima Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xiao Qian Kantor Staf Presiden, Kamis, 3 Mei 2018.

“Saya yakin kita bisa bekerjasama semakin kuat ke depannya,” kata Moeldoko. Ia menegaskan bahwa Indonesia perlu belajar banyak dari Tiongkok untuk membangun negara yang lebih maju.

“Kantor Staf Presiden mengapresiasi perkembangan pesat kemitraan strategis Indonesia dan RRT dalam bidang perdagangan, investasi dan infrastruktur,” kata Moeldoko.

Moeldoko juga mengucapkan selamat kepada Xiao Qian yang menjadi Duta Besar RRT untuk Indonesia sejak 17 Januari 2018. Kehadiran Xiao Qian diyakini berperan penting dan berkontribusi terhadap penguatan hubungan kedua negara.   Ucapan selamat juga diberikan kepada rakyat RRT atas suksesnya penyelenggaraan Kongres partai Nasional dan terpilihnya pemimpin dan pejabat tinggi RRT periode 2018-2013.

Selain itu, Kantor Staf Presiden mendukung sinergi Presiden Jokowi dan Presiden Xi Jinping terkait Global Maritime Fulcrum dan Belt and Road Initiative (BRI) khususnya melalui pembangunan proyek di empat provinsi yakni Sumatera Utara, Kaimantan Utara, Sulawesi Utara dan Bali. Xiao Qian mengungkapkan bahwa selama tiga bulan bertugas di Indonesia telah mengunjungi keempat provinsi itu yang dianggapnya memiliki potensi besar.

Pada pertemuan ini juga dibahas rencana kunjungan Perdana Menteri RRT Li Keqiang ke Indonesia pada 6-8 Mei 2018. “Kami menyambut baik rencana kunjungan Perdana Menteri Li Keqiang. Kunjungan ini akan memberikan pijakan yang lebih kuat bagi rencana kunjungan Presiden Jokowi ke Tiongkok, Juli nanti,” Moeldoko. Duta Besar RRT berharap kunjungan timbal balik ini dapat memperkokoh hubungan kedua negara.

Didampingi Direktur Politik Kedutaan Besar Tiongkok Wang Shikun dan Sekretaris II Kedutaan Zhao Qiang, Xiao Qian merasa senang dan terhormat bisa menjadi duta besar untuk Indonesia. “Indonesia sekarang politiknya stabil, hubungan antar masyarakatnya harmoni dan ekonomi berkembang cepat dan sudah bergerak ke arah yang lebih baik,” kata Xiao Qian.

Ia menambahkan bahwa berdasarkan kesepakatan antar Pimpinan RRT dan Jokowi, hubungan kedua negara berkembang cepat beberapa tahun belakangan ini. Selama tujuh tahun berturut-turut, Tiongkok menjadi mitra perdagangan terbesar di Indonesia. “Indonesia naik 33 persen dan investasi tiongkok kepada Indonesia juga meningkat,”kata Xiao Qian.

Xiao Qian memaparkan saat ini ada 14 ribu mahasiswa Indonesia yang belajar di Tiongkok, sehingga menjadikannya sebagai negara terbesar kedua yang menjadi tujuan mahasiswa Indonesia belajar ke luar negeri.

Tags

Artikel Terkait

Close
Close