Pemerintahan

Terima Pepadi, Ingin Wayang Lebih Dikenal Dibanding Superman

JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko kembali menunjukkan apresiasi dan perhatiannya pada perkembangan wayang di tanah air. Jum’at, 27 Juli 2018, Moeldoko kembali menerima pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) yang kali ini datang dengan beberapa misi khusus. Sebelumnya, Pepadi yang diketuai Kondang Sutrisno juga pernah beraudiensi dengan Moeldoko pada Maret lalu di Bina Graha, Kantor Staf Presiden.

Pepadi berharap, wayang yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda dunia (world master piece of oral and intangible heritage of humanity)  oleh UNESCO sejak 7 November 2003, kian diakui dan dihargai jika tanggal bersejarah itu ditetapkan sebagai ‘Hari Wayang Nasional’.

Selain meminta agar Kepala Staf Kepresidenan ikut mendorong penetapan ‘Hari Wayang Nasional’, Pepadi juga mengajukan permohonan agar wayang dapat menjadi salah satu materi kurikulum muatan lokal (mulok) di sekolah.

Pepadi menilai tantangan dan tanggung jawab melestarikan dan mengenalkan wayang kepada generasi muda semakin besar. Wayang pu  dianggap sebagai nilai budaya yang sakral. “Wayang adalah salah satu akar Pancasila,” kata Kondang.

Usulan agar wayang masuk sekolah bukan yang pertama kalinya. Di pemerintahan sebelumnya, Pepadi telah menemui Menteri Pariwisata Soesilo Soedarman serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Fuad Hasan kala itu untuk menyampaikan gagasan serupa. Sayangnya, proses tersebut tidak ditindaklanjuti dan tidak bergaung hingga hari ini.

Dengan langkah ini, kata Kondang, paling tidak generasi muda mengenali beberapa karakter wayang sehingga tetap lestari hingga masa mendatang. “Anak muda jadi tahu, ini Anoman, wataknya begini, ini Wisanggeni, wataknya begini… Harapannya wayang bisa masuk sekolah sedikit sedikit lah, jangan hanya tahu Superman saja,” kata sesepuh Pepadi Ekotjipto Mukarni.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mendengar dan mencatat banyak masukan dari Pepadi. Selanjutnya, berbagai usulan ini akan disampaikan kepada Presiden Jokowi dan berbagai kementerian terkait.

Turut hadir dalam pertemuan ini dalang legendaris KI Manteb Soedharsono, dan anggota Pepadi lainnya Usmugoro, Dunung Besuki, Agus Hidayanto, Sukirni Suryo, Linda, Haryanto, dan Yanto.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close