Terkait Perppu, Ketua YLBHI Dorong Jokowi Dengarkan Rakyat Abaikan Elite Parpol

  • Whatsapp
Ketua YLBHI Asfinawati (paling kanan) saat diskusi di D'Consulate, Sabtu (5/10)

INDOPOLITIKA.COM- Ketua YLBHI Asfinawati berharap Presiden Joko Widodo mendengarkan aspirasi masyarakat yang memilihnya, dan mengabaikan elite partai politik terkait pertimbanganya untuk menerbitkan Perppu KPK.

“Jokowi harus mempertimbangkan suara rakyat dibanding suara elite partai. Tak perlu bimbang karena mungkin tidak direstui partai. Pak Jokowi harus percaya rakyat yang telah memilihnya,” kata Asfinawati dalam diskusi Polemik di D’Counsulate, Jakarta, Sabtu (5/10).

Bacaan Lainnya

Keputusan mengeluarkan Perppu KPK atau tidak, juga dianggap menjadi ujian kenegarawanan Jokowi selaku presiden. Sebab, rakyat jelas mendorong penerbitan Perppu KPK, sementara elite partai jelas menolaknya.

“Jadi ini benar-benar diuji kenegarawanan Presiden, apakah dia mendengarkan rakyat atau mendengarkan elite politik. Harus diingat, presiden dipilih oleh rakyat, dia bukan mandataris MPR,” tuturnya.

Menurutnya, jika UU KPK hasil revisi benar dijalankan, tak menutup kemungkinan KPK akan shut down sesaat. Karena beberapa harus ada penyesuaian untuk menerapkan UU KPK hasil revisi. Salah satunya mengubah status pegawai KPK menjadi ASN.

“Jadi begitu dia diberlakukan, karena tidak ada ketentuan peralihan, maka seluruh pasalnya berlaku, maka KPK akan shut down, tidak bisa dijalankan karena semua orang-orangnya harus mengikuti ketentuan ASN,” pungkasnya.[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *