Partai Politik

Terkait Verifikasi Partai Politik, Mendagri: Semua Sepakat Tidak Ada Perubahan UU Pemilu

Terkait verifikasi partai, Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan seluruh partai termasuk partai peserta pemilu 2014, yang punya kursi di DPR, harus ikut verifikasi faktual.

Awalnya, dalam UU Pemilu, partai pemilik kursi di DPR, tidak perlu menjalani verifikasi faktual. Cukup verifikasi administrasi saja. Menyikapi putusan MK, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengusulkan dikeluarkannya Perppu dengan pertimbangan jadwal dan anggaran.

Dalam UU Pemilu disebutkan, 14 bulan sebelum pencoblosan, hasil verifikasi harus sudah ditetapkan. Artinya, tanggal 17 Februari 2017, KPU sudah umumkan itu.

Menangapi hal itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan tujuan digelarnya rapat khusus bersama Komisi II DPR adalah membahas tindaklanjut putusan MK tersebut. Pemerintah mengapresiasi digelarnya rapat khusus karena semua bisa duduk bersama. Intinya, rapat tersebut untuk menyamakan pemahaman yang sama menyikapi putusan MK.

Demikian disampaikan Mendagri kepada sejumlah awak media yang langsung memberondong sejumlah pertanyaan, usai menghadiri rapat di Komisi II DPR RI, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (16/1/2018).

Selain dihadiri Mendagri, rapat tersebut juga dihadiri ketua dan anggota Komisi II DPR, Ketua dan anggota KPU, Bawaslu dan unsur dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Walaupun dikatakan terlambat atau tidak. Tapi apapun sudah mengikat kita semua dan hari ini diambil otomatis keputusan setidaknya untuk menyamakan persepsi, terutama penyelenggara, dalam hal ini KPU dan bawaslu juga dan apapun justru keputusan MK ini memudahkan khususnya KPU untuk melakukan verifikasi parpol, baik partai yang lama maupun baru,” ujar Tjahjo.

Secara prinsip, Mendagri menjelaskan, tidak ada masalah. Pemerintah, DPR dan juga penyelenggara pemilu, sepakat tidak perlu ada perubahan UU Pemilu. Kata dia, dari sisi waktunya masih memungkinkan.

“Sekarang yang diperlukan, hanya kesepakatan bersama. Jangan di kemudian hari ada pertanyaan,” ulas Tjahjo. (dgr/nbh/ind)

Tags

Artikel Terkait

Close
Close