Ternyata Koboi Fortuner Punya Dua Senjata Termasuk yang Diacungkan ke Warga di Duren Sawit

  • Whatsapp
Koboi Fortuner, Muhammad Farid Andika beserta dua pucuk senjata yang berhasil ditemukan aparat kepolisian di rumahnya, kemarin.

INDOPOLITIKA.COM – CEO Restock Muhammad Farid Andika alias MFA (36) resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penodongan pistol di Duren Sawit, Jakarta Timur. Sejumlah barang bukti turut disita dalam kejadian ini.

Terbaru, Polda Metro Jayamenemukan senjata api airsoft gun di kediaman MFA. Total ada dua senjata api airsoft gun yang disita dari ‘Bang Jago’ ini. Selain itu, puluhan butir peluru karet juga ditemukan di dalam sebuah ember saat penggeledahan ini.

Berita Lainnya

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, penyidik menemukan kembali senjata jenis air soft gun dari kediaman pelaku MFA. “Saat kita lakukan penggeledahan kita temukan senjata lagi jadi total ada dua dari MFA,” kata Yusri kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (5/4/2021).

Untuk itu, penyidik sedang mendalami dari mana pelaku mendapatkan senjata api tersebut. Dia menegaskan, dari keterangan diawal tersangka MFA mendapatkan satu lembar kartu angota Perbakin namun setelah dilakukan pengecekan Perbakin tidak pernah mengeluarkan kartu keanggotaan dan kepemilikan airsoft gun atas nama pelaku.

Bahkan, shooting club yang dimaksud oleh tersangka juga sudah tutup dan orang yang tandatangan juga sudah meninggal dunia. “Kita masih terus dalami surat itu dan kepemilikan senjata itu,” tegasnya.

Hingga saat ini, MFA juga sudah ditahan di Mapolda Metro Jaya untuk kasus yang menimpa dirinya. Tersangka dikenakan Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Api dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara. “Sekarang tersangka masih ditahan di Rutan POlda Metro Jaya,” ucapnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mengatakan bahwa pengendara mobil Fortuner berinisial MFA langsung ditahan penyidik usai ditetapkan menjadi tersangka terkait kepemilikan senjata.

Yusri mengatakan bahwa penetapan tersangka terhadap MFA dilakukan usai penyidik melakukan gelar perkara pada Sabtu (3/4) pagi. Penetapan status tersangka, kata dia, dilakukan berdasarkan alat bukti yang cukup. “Atas perbuatannya memiliki senjata air soft gun tanpa izin, MFA dikenakan Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951,” ucap Yusri.

Diketahui, aksi koboi jalanan dilakukan pengemudi mobil jenis Fortuner terjadi di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Jumat (2/4/2021) dinihari.

Seorang pengendara mobil tersebut yang kemudian diketahui berinisial MFA sempat mengeluarkan sepucuk pistol setelah memarahi pengendara motor di perempatan Jalan Kolonel Sugiono, Jakarta Timur.

MFA sebelumnya menyenggol perempuan yang mengendarai motor. Beberapa warga yang melihat peristiwa tersebut kemudian membantu pengendara sepeda motor. Tak hanya itu, warga yang menjadi saksi mata juga berusaha menghentikan mobil yang dikendarai MFA. Namun, mobil tersebut melaju dan meninggalkan korban.

Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video dan beredar di media sosial. Setelah dilakukan pelacakan, polisi kemudian menangkap MFA di salah satu parkiran mall di wilayah Jakarta Selatan. Kini resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. [ind]

 

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *