Ternyata Penjual Airgun ke ZA Penyerang Mabes Polri Eks Napi Kasus Terorisme Alumni Jalin

  • Whatsapp
Muchsin Kamal alias Imam Muda, penjual senjata ke ZA penyerang Mabes Polri. Foto: Dokumentasi Polri via detikcom.

INDOPOLITIKA.COM – Fakta baru terkait Muhcsin Kamal atau Imam Muda, penjual airgun kepada Zakiah Aini atau ZA yang menyerang Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri). MK ternyata merupakan mantan narapidana kasus terorisme.

Dia pernah menyerahkan diri ke polisi pada 2010 setelah diduga terlibat dalam pelatihan teroris di Bukit Jalin, Jantho, Aceh Besar. “Benar, MK mantan narapidana teroris. Alumni Jalin,” kata Yudi Zulfahri yang juga mantan terpidana kasus terorisme untuk kasus yang sama, saat dikonfirmasi seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (5/4/2021).

Berita Lainnya

Yudhi, kini merupakan Direktur Yayasan Jalin Perdamaian yang bergerak dalam deradikalisasi eks narapidana kasus terorisme, membenarkan MK punya bisnis penjualan airgun.

Menurut Yudhi, bisnis itu berjalan secara resmi dan punya laman daring sehingga bisa dipesan bebas. Setiap pembeli airgun dari MK, disebut Yudhi, harus memperlihatkan Kartu Tanda Kependudukan (KTP) dan kartu tanda keanggotaan Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin).

Hanya saja, Yudhi tidak tahu usaha yang dijalankan MK terdaftar di Perbakin atau tidak. Sebagai sesama mantan terpidana kasus terorisme, Yudhi mengaku masih sering berkomunikasi dengan MK.

Dia pun menilai MK sudah tidak punya pemikiran radikal lagi. Bahkan MK disebut selalu hadir dalam kegiatan deradikalisasi yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). “MK sudah meninggalkan paham radikalisme, Saya tidak yakin MK terlibat dalam jaringan terorisme, karena kami sering berdiskusi. Sudah jauhlah dari kata radikalisme itu,” kata Yudhi.

Seperti diketahui, MK sudah ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri di Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, pada Kamis (1/4/2021). Kini dia berada di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen (Pol) Argo Yuwono juga membenarkan hal tersebut. Sebagai informasi, senjata airgun kaliber 45 milimeter yang dibeli ZA dari MK dipakai saat menyerang Mabes Polri pada Rabu (31/3/2021). [ind]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *