Teroris Paling Dicari Abdullah Al-Shehri Tewas Ledakan Diri di Jeddah, Empat Orang Warga Terluka

Buron teroris Abdullah Al-Shehri/net

INDOPOLITIKA.COM – Salah satu teroris yang paling dicari dalam tujuh terakhir ini, Abdullah Al-Shehri dikabarkan tewas dalam serangan bom bunuh diri di Jeddah, Rabu (10/8/2022) kemarin.

Dalam insiden ini, Abdullah Al-Shehri tewas di lokasi. Dalam insiden ini, ada empat orang terluka. Salah satunya seorang warga Pakistan dan tiga petugas keamanan.

Mengutip Arab News, Sabtu (13/8/2022), Abdullah Al-Shehri meledakan diri dengan rompi saat pasukan keamanan Saudi mencoba melakukan penangkapan terhadap dirinya.

Abdullah Al-Shehri adalah salah satu dari Sembilan teroris yang melakukan bom bunuh diri di sebuah masjid untuk pasukan darurat khusus Arab Saudi di wilayah Asir barat daya pada tahun 2015 lalu.

Dengan kematian Abdullah Al-Shehri yang menjadi buronan keempat paling cicari, kini tersisa satu teroris yang lagi masih hidup dari Sembilan teroris itu.

Juru bicara Kepresidenan Keamanan Negara mengatakan bahwa selain pernyataan yang dikeluarkan pada Februari 2016 tentang pengumuman daftar sembilan orang yang dicari untuk otoritas keamanan, dan sebagai perpanjangan dari tindak lanjut keamanan yang ada, otoritas itu berhasil melacak orang nomor empat dalam daftar pencarian, Abdullah bin Zayed Abdulrahman Al-Bakri Al-Shehri, selama operasi keamanan.

Dia telah didekati oleh petugas keamanan pada pukul 10:00 malam. pada hari Rabu di lingkungan Al-Samer di Jeddah. Dia meninggal di tempat kejadian dan seorang warga Pakistan dan tiga petugas keamanan dengan berbagai luka dibawa ke rumah sakit untuk menerima perawatan yang diperlukan.

Dengan pengumuman ini, hanya satu buronan yang tersisa dari daftar yang diumumkan, Majid bin Zayed Al-Bakri Al-Shehri, yang selama ini bersembunyi.

Daftar itu termasuk:

  1. Saeed Aaidh Al-Dair Al-Shahrani, yang terbunuh dalam serangan di Mekah pada Mei 2016.
  2. Taya Salem Eslam Al-Saiari terbunuh dalam serangan di rumahnya di lingkungan Al-Yasmeen di Riyadh pada tahun 2017.
  3. Mutee Salem Islaam Al-Saiari dibunuh oleh organisasi teroris dan diyakini bahwa saudara perempuan Taya memenggalnya di sebuah rumah di lingkungan Al-Harazat di Jeddah mengikuti perintah dari para pemimpin Daesh setelah mereka meragukan niatnya untuk menyerah kepada otoritas keamanan di November 2016.
  4. Abdulaziz Ahmed Mohammed Al-Bakri Al-Shehri tewas dalam pengepungan dengan buronan lainnya di daerah Barah di provinsi Bisha pada April 2016.
  5. Aqab Moajab Fazaan Al-Otabi, yang ditangkap di Bisha pada Mei 2016.
  6. Mohammed Suleiman Rahyan Al-Saqri Al-Anzi tewas dalam serangan di Wadi Numan di Makkah pada Mei 2016.
  7. Mubarak Abdullah Fahad Al-Dosari tewas dalam serangan di Wadi Numan di Makkah pada Mei 2016
  8. Majid bin Zayed Al-Bakri Al-Shehri masih bersembunyi.

Sembilan teroris yang berafiliasi dengan Daesh terlibat dalam serangan teroris yang menargetkan jamaah di Masjid Komando Pasukan Darurat Khusus di Asir pada 25 Agustus. 6, yang menewaskan 11 pejabat keamanan dan empat pekerja Bangladesh di lokasi, sementara 33 orang lainnya terluka.

Kepresidenan Keamanan Negara mengatakan operasi itu menegaskan tekad Kerajaan untuk menindak teroris dan memastikan keselamatan semua warga dan penduduk. [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.