Terungkap, Profesor M yang Dituding Telantarkan Anak Ternyata Prof Muradi

  • Whatsapp
Era Setyowati (Sierra). Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom

INDOPOLITIKA.COM – Sosok Prof M yang dilaporkan model Era Setyowati atau Sierra ke KPAI terungkap. Dia tidak lain adalah Prof Muradi. Terungkapnya sosok Prof M disebutkan kuasa hukum yang bersangkutan sekaligus untuk mengklarifikasi tudingan Sierra.

Kuasa hukum Profesor M, Rio Capella. Ia ke KPAI untuk mengklarifikasi terkait dugaan penelantaran anak hasil hubungan kliennya dengan model Era Setyowati (Sierra). Rio Capella menyebut profesor M adalah Muradi.

Berita Lainnya

Patrice Rio Capella ditunjuk oleh Profesor Muradi untuk mengawal kasus serta membantah segala tuduhan terkait penelantaran anak. Selain Patrice Rio, Profesor Muradi juga menggaet Jaja Ahmad Jayus, Donny Tri Istiqomah, dan Yasin Djamaludin.

“Untuk mewakili pemberi kuasa sepenuhnya sebagai pihak yang membantah berbagai tuduhan yang tidak benar yang disampaikan oleh Era Setyowati alias Sierra melalui kuasanya Razman Arif Nasution pada 5 April 2021 di Kantor KPAI,” pernyataan dalam surat kuasa itu.

Keempat kuasa hukum Profesor M itu bekerja di kantor hukum Jaja Ahmad Jayus & Partner yang beralamat di Bandung. Dalam surat kuasa yang ditunjukkan oleh Rio, dijabarkan bahwa Muradi berprofesi sebagai dosen. Ia tinggal di Kecamatan Rancasari, Bandung, Jawa Barat.

“Membantah berbagai tuduhan yang tidak benar yang disampaikan oleh Era Setyowati alias Sierra melalui kuasanya Razman Arif Nasution pada 5 April 2021 di Kantor KPAI,” bunyi pernyataan dalam surat kuasa itu seperti dikutip dari detik.com, Selasa (6/4/2021).

Sebelumnya, diketahui finalis Miss Landscape International 2019 perwakilan Indonesia Era Setiyowati (Sierra) datang ke kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk melaporkan suami sirinya, Profesor M. Dia menggandeng Razman Arif Nasution sebagai pengacara.

“Jadi dia (Sierra) ini berkenalan dengan salah satu guru besar, Profesor M, guru besar di salah satu perguruan tinggi negeri favorit di Indonesia, salah satunya di Kota Bandung. Dan Mr M ini juga adalah komisaris independen, komisaris independen di BUMN terkemuka,” kata Razman di kantor KPAI, Jakarta Pusat, Senin (5/4).

Hal itu disampaikan Razman setelah mendampingi Sierra membuat pengaduan. Dia juga menunjukkan bukti surat pengaduan bernomor 273/KPAI/PGDN/4/2021. Razman mengatakan Sierra dan M memiliki anak berusia 8 bulan. Menurutnya, M tidak menafkahi anak itu dengan baik.

M dan istri sahnya, disebut Razman, sempat datang ke kantornya untuk menyelesaikan masalah anak Sierra pada minggu lalu. Namun, kata dia, masalah itu tidak bisa dituntaskan sehingga mereka mengadu ke KPAI. “Saya masih kasih jalan ini. Tapi kalau besok saya berkirim surat ke kampus dan BUMN, ini repot urusannya,” ucapnya.

Dia mengatakan Sierra meminta anak tersebut dinafkahi kebutuhannya hingga kuliah. Dia mengancam melaporkan M ke polisi jika tuntutan itu tak dipenuhi. “Nanti setelah ini, kami ke Komisi Perlindungan Perempuan, kemudian masuk ke Polda kalau dia tidak merespons ini (pengaduan ke KPAI),” ucap Razman.

Sierra mengatakan anak tersebut tinggal bersamanya. Dia menyebut menikah siri dengan M pada 2018. “Anaknya (saya dan M) ada (tinggal) sama saya. (Saya) nikahnya (dengan M) secara agama saja. (Pernikahan kami) sejak 2018,” kata Sierra. [ind]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *