Tidak Lolos Syarat Dukungan KTP, Suhendar Mundur Dari Pencalonan Pilkada Tangsel

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM- Bakal calon walikota Tangerang Selatan dari jalur independen, Suhendar mundur dari pencalonan Pilkada 2020. Alasan Suhendar mundur lantaran dirinya tidak memenuhi salah satu syarat Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dimana kata Suhendar, KPU memberikan syarat bagi calon independen untuk bisa lolos pencalonan harus mendapatkan 71.143 surat dukungan suara pemilih. Namun, Suhendar hanya mampu mengumpulkan 54.456 dukungan KTP masyarakat Tangsel.

Baca juga:

“Dukungan minim dari tujuh kecamatan itu terjadi di Kecamatan Serpong Utara,” kata Suhendar

Suhendar mengaku kesulitan melakukan sosialisasi untuk pengumpulan tanda tangan dukungan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dalam waktu enam bulan. Meskipun kata dia, dirinya bersama tim bekerja secara maksimal, namun kesulitan selalu ditemukan di wilayah-wilayah tertentu. Yakni wilayah perumahan.

“Praktiknya saya bangun komunikasi tanpa jarak. Artinya apa? Kepada siapa pun saya terbuka, karena sebabnya saya menyebar nomor ponsel saya buat membangun kesetaraan. Agar momen pilkada ini menjadi momen untuk kita melakukan perubahan di Tangsel,” kata dia.

Dalam persyaratan KPU, calon independen yang akan maju dalam Pilkada Tangerang Selatan 2020 harus memiliki minimal 71.143 surat dukungan calon pemilih. Dukungan tersebut harus tersebar di lebih dari 50 persen pada 7 kecamatan di Kota Tangsel.

Adapun syarat pendukung adalah warga Tangsel yang usianya sudah 17 tahun, dan terdaftar di DPT atau di Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) Disdukcapil. Sehingga, jika dukungan kurang dari angka 71.143 para bakal calon independen tidak dapat maju dalam mengikuti kontestasi politik lima tahunan tersebut.[pit]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *