Tiga Emak-Emak Penyebar Kampanye Hitam di Karawang Resmi Jadi Tersangka

  • Whatsapp

Kasus hoax kembali menelan korban. Trio emak-emak di Kerawang, Jawa Barat melakukan kampanye hitam dengan menghasut warga sekitar, terkait pelarangan adzan dan pengesahan perkawinan sejenis apabila Capres 01 terpilih.

Berdasarkan laporan polisi, ketiga emak-emak berinisial ES (49), IP (45), dan CW (44) telah ditetapkan menjadi tersangka atas dugaan kampanye hitam yang bisa dikategrikan hoax. Dan mereka pun kini mendekam di Mapolres Karawang, Jawa Barat untuk kepentingan penyidikan.

Baca Juga:

“Kita telah menetapkan ketiganya sebagai tersangka. Penetapan itu dilakukan sesuai penyelidikan yang dilakukan pada Senin, 25 Februari 2019 kemarin,” tegas Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko di Polda Jawa Barat, Selasa (26/2).

“Kini statusnya naik dari penyelidikan menjadi penyidikan. Dan kami melakukan penahanan untuk meneruskan penyidikannya,” sambung Kombes Pol Wisnu Andiko.

Dari informasi yang diterima, ketiga perempuan tersebut dijerat dengan pasal Pasal 28 ayat (2) Jo pasal 45A ayat (2) UU RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Seperti diketahui, video penghasutan atau kampanye hitam dari akun @citrawida5 di twitter terkait pelarangan adzan dan pengesahan perkawinan sejenis akan dilakukan Jokowi beredar minggu lalu menjadi viral di media sosial.

Polisi akhirnya berhasil mengungkap dan menangkap ketiga perempuan di kediamannya pada Minggu (24/2) sekitar pukul 23.00 WIB di wilayah Karawang, Jawa Barat. (jjs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *