Internasional

Tiga Media Jerman 'Promosikan' Keindahan Indonesia

Seni instalasi topeng dan Kukusan terpasang di sepanjang jalan masuk menuju Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (6/6). ANT/Anis Efizudin.

London: Tiga media Jerman mempromosikan keindahan pulau Jawa dengan Borobudur, Jogja, Solo, Ijen, serta Bali dan Banda. Promosi dilakukan dalam bentuk liputan khusus liburan musim panas.

Tiga media Jerman ini adalah majalah khusus wisata Abenteuer und Reisen, majalah khusus selam Silent World, dan harian Die Welt yang merupakan salah satu dari lima koran terbesar Jerman. Total pembaca mereka mencapai 500 ribu orang.

Seperti dikutip dari Antara, Pensosbud KBRI Berlin Hannan Hadi mengatakan liputan tiga media Jerman itu merupakan hasil kunjungan wartawan Jerman ke Indonesia. Kunjungan itu merupakan kerja sama dengan Pemerintah Indonesia.
 
Liputan tentang Borobudur, Solo, Jogja, dan Ijen, diturunkan dalam foto-foto candi dan kehidupan sehari-hari. Selain itu terdapat catatan khusus tentang tempat-tempat yang menarik seperti Pasar Kota Gede, Es Buah Bunuh Diri di Pasar Kliwon, Cafe Tiga Tjeret di Solo, dan restoran Watu Dodol di Situbondo.    

Dubes RI Berlin Arif Havas Oegroseno menyatakan wisatawan Jerman tertarik dengan hal-hal unik dan khas seperti ini. Mereka tidak datang berbondong-bondong ke suatu tempat tanpa menyempatkan waktu untuk bepergian ke tempat-tempat khas seperti pasar dan restoran kecil yang unik.

Wisman Jerman memiliki kekuatan pengeluaran yang tinggi yaitu USD2500 dengan rata-rata tinggal 3 minggu. Jerman adalah negara dengan angka pengeluaran wisata tertinggi di Eropa pada 2016 yaitu USD79 milyar.

Sementara itu Silent World secara khusus meliput wisata selam di Bali, terutama di kawasan selam Tulamben di mana kapal perang AS bernama Liberty yang tenggelam karena torpedo Jepang pada tahun 1942 menjadi titik wisata selam yang terkenal di dunia. Tulamben terkenal dengan ikan mola-mola dan hiu paus.
 
Diving adalah salah satu kegemaran masyarakat Jerman. Mereka memiliki sejumlah majalah khusus, tempat latihan dan bahkan lokasi diving sendiri. Namun keindahan diving di Bali tentunya sangat berbeda dengan di Jerman. Liputan khusus itu diharapkan menarik wisatawan ke Indonesia.

Sementara itu, Koran Die Welt secara khusus meliput keindahan Pulau Banda dan juga alam bawah lautnya. Meskipun lokasinya jauh tetapi kondisi lingkungan lautnya, terutama koral dan ikan dinilai sebagai salah satu yang terindah di Asia Tenggara. Liputan Die Welt ini juga ditampilkan secara online.

Liputan tersebut adalah salah satu bentuk kampanye wisata KBRI Berlin yang dilakukan dengan berbagai pihak untuk menarik minat wisatawan mancanegara, khususnya Jerman. KBRI Berlin akan terus meningkatkan kampanye pariwisata di Jerman bekerjasama dengan Kemenpar dan perusahaan penerbangan yang langsung terbang ke Indonesia dari Jerman.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close