Tilep Uang Rp 3 Miliar, Kejagung Amankan Staf Ahli Gubernur Bangka Belitung

  • Whatsapp
Staf Ahli Gubernur Babel, Suranto Wibowo saat tiba di Kawasan Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Selasa (8/10)

INDOPOLITIKA.COM–  Tim Intelijen Kejaksaaan Agung bersama Tim Jaksa dari Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung (Babel) berhasil mengamankan Suranto Wibowo, staf ahli Ahli Gubernur Bangka Belitung Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembagunan yang berada di sebuah rumah makan di daerah Cisarua pada Senin (7/10) malam.

“Buron atas nama Suranto  ini merupakan mantan Kepala Dinas ESDM Provinsi Babel yang saat tertangkap menduduki jabatan sebagai Staf Ahli Gubernur,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung RI, Mukri melalui siaran pers di Jakarta,  Selasa (8/10).

Baca Juga:

Mukri mengatakan Suranto juga terjerat kasus tindak pidana korupsi ketika menjabat PPK pada Proyek Pengadaan Lampu Jalan di Dinas ESDM Provinsi Bangka Belitung senilai Rp 3 Miliar. “Dan ternyata dalam pengerjaan proyek tersebut, tidak sesuai dengan spesifikasi barang yang dianggarkan,” imbuhnya.

Tiba di Babel dengan Tangan Diborgol

Dengan tangan terborgol, Suranto hanya tertunduk lesu tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, saat digiring menuju mobil tahanan kejaksaan di kawasan Bandara Depati Amir Pangkalpinang. “Setelah kami mengetehaui posisinya, kami bekerjasama dengan Kejaksaan Agung dan tim penyidik korupsi Kejaksaan Babel, dia kami buntuti dari pagi,” kata Kajati Babel, Aditya Warman.

Penangkapan Suranto, ujar Kajati, cukup sulit karena tersangka selalu berpindah-pindah tempat. “Dia sempat muter-muter dari Karawaci, Ke Jakarta hingga ke Bandung sampai ke kawasan Cisarua, tepat jam sembilan malam kami tangkap dia di rumah makan,” terangnya.

Penangkapan tersebut dilakukan, lantaran tersangka dinilai tidak kooperatif dalam menjakankan setiap tahapan penyidikan. “Yang bersangkutan sudah kita berikan kesempatan untuk berobat, kita melakukan penanganan perkara menempatkan etika dan moral diatas kepala kita. Kita beri kesempatan berobat, tapi tidak juga kooperatif kita lakukan tindakan ini (penangkapan,-red),” tegasnya.

Suranto kemudian dibawa ke Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung sebelum dilakukan penahanan di lapas. Sebelumnya, Kejati Bangka Belitung telah menangkap dan menahan tersangka lainnya yakni, Chandara yang bertugas sebagai pelaksana lapangan dan Hidayat selaku Direktur PT Nico Pratama Mandiri, dalam proyek PJU tersebut.[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *