Tim Gabungan Pencari Fakta Kasus Novel Baswedan Gagal Ungkap Fakta Baru?

  • Whatsapp
Novel Baswedan (poliklitik.com)

Sudah 800 hari lebih sejak penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan disiram air keras yang merusak satu matanya, belum menemukan titik terang penangan kasusnya.

Terakhir, pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGFP) bentukan Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian pada Januari 2019 berakhir Minggu (7/7/2019). Laporan setebal 170 halaman dan 1500 lampiran diserahkan TGFP kepada Kapolri.

Kalangan aktivis HAM seperti Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi berpendapat TGPF gagal ungkap aktor dibalik penyerangan tersebut, bahkan Amnesty Internasional ingin membawa kasus Novel Baswedan ke Parlemen AS.

Sedangkan anggota TGFP Hendardi mengungkapkan hasil temuan tim akan disampaikan terlebih dahulu kepada Kapolri sebelum dirilis ke publik, untuk laporan lengkap dan temuannya Hendardi belum bisa berkomentar banyak.

Seusai TGPF bentukan Kapolri, dorongan untuk membentuk TGPF indepen bermunculan dari aktivis HAM, karena sebagai kasus yang high profile harus diusut oleh secara tuntas untuk masa depan penegakan HAM di Indonesia. (TRA)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan