Pemerintahan

Tinjau Pelayanan Publik, Komisi II DPR Kunjungi Jawa Barat

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) melakukan kunjungan kerja dalam rangka reses masa persidangan IV Tahun Sidang 2017-2018 ke Provinsi Jawa Barat, Rabu (2/5). Rombongan Komisi II DPR RI, yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II, Mardani Ali Sera, diterima oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan di ruang pertemuan Sanggabuana, Gedung Sate, Kota Bandung.

 

Dalam sambutannya, Mardani mengatakan kunjungan kerja Komisi II DPR RI untuk menerima masukan-masukan dari sisi legislasi, budgeting dan monitoring. “Kami ingin mengetahui bersama mitra kerja mengenai proses-proses untuk menyejahterakan rakyat,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat menyampaikan beberapa pencapaian dan permasalahan yang ada di Provinsi Jawa Barat. Diantaranya untuk meningkatkan pelayanan publik dan pendapatan Provinsi Jawa Barat mulai dilakukan terobosan pembayaran pajak kendaraan bermotor dengan istilah Samsat Gendong. Mekanismenya adalah dua petugas yang terdiri 1 petugas Polri dan 1 petugas Samsat membuka stand di lokasi yang mudah dijangkau oleh masyarakat yang ada di satu wilayah, seperti Balai RW dan sebagainya.

Terkait tenaga guru honorer, Gubernur Jawa Barat mengungkapkan dari sekitar 29 ribu ASN (Aparatur Sipil Negara) di Provinsi Jawa Barat, 28 ribu adalah guru dan masih ada 23 ribu yang statusnya honorer. “Tahun 2017 kami menerima kelimpahan kewenangan guru dari SMA, SMK negeri,” ungkapnya.

Setelah pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat dan jajarannya, rombongan Komisi II DPR RI bersama mitra kerja melakukan peninjauan pelayanan publik di Kantor Wilayah Pertanahan Provinsi Jawa Barat.

Anggota DPR RI yang hadir dalam kunjungan kerja diantaranya Henry Yosodiningrat (PDIP), Tabrani (Golkar), Firmansyah (PPP). Sedangkan dari salah satu mitra kerja Komisi II DPR yang mengikuti kegiatan Kunker Komisi II DPR RI yaitu Arief Khumaidi dari Sekretariat Kabinet.

Tags

Artikel Terkait

Close
Close