Internasional

Tiongkok Dituding Serang Sistem Demokrasi AS

Wapres AS Mike Pence. (Foto: AFP)

Washington: Amerika Serikat (AS) menuding Tiongkok mencoba merusak sistem negara dengan mencoba menyerang sistem politik dalam negeri.

"Tiongkok menginginkan presiden AS yang berbeda. Tiongkok sudah ikut campur dalam demokrasi AS dengan menggunakan kekuasaan yang proaktif dan memaksa," kata Wakil Presiden AS Mike Pence, dikutip dari Voice of America, Jumat 5 Oktober 2018.

Pernyataan ini datang setelah Presiden Donald Trump menuduh Tiongkok mencoba ikut campur dalam pemilihan sela AS yang akan digelar bulan depan.

Pence juga menuduh Partai Komunis Tiongkok 'memaksa' perusahaan-perusahaan Amerika, studio film, universitas, think tank, sarjana, wartawan, hingga pejabat lokal untuk mengikuti gerakan mereka.

Yang terburuk, lanjut dia, Tiongkok telah memulai upaya yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk memengaruhi opini publik Amerika, yaitu pada pemilu sela 2018 dan nantinya akan mengarah ke pilpres 2020.

"Tiongkok juga melakukan propaganda yang sangat sensitif pada bulan Juni kemarin, di mana Tiongkok menyerang dan memisahkan sejumlah kelompok di AS," ucap Pence lagi.

Mendukung pernyataan Pence, Trump juga meyakini bahwa timnya sudah mengumpulkan bukti-bukti tersebut dari intelijen, bahkan beberapa di antaranya sudah diketahui publik.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close