Tok! Kursi Pimpinan MPR Disepakati Bertambah

  • Whatsapp
Menteri Dalam Negri Tjahjo Kumolo selepas menghadiri rapat dengan Panitia Kerja (Panja) di ruang Badan Legislasi (Baleg), Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9).

INDOPOLITIKA.COM– Setelah beberapa kali melakukan rapat, pemerintah dan Badan Legislasi Panitia Kerja DPR akhirnya menyepakati untuk menambah jumlah kursi pimpinan MPR melalui revisi Undang-undang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3). Dengan begitu, rancangan revisi UU MD3 akan disahkan pada rapat paripurna DPR.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, langkah revisi UU MD3 tersebut diambil untuk lebih mewujudkan lembaga pemusyawaratan yang lebih demokratis dan efektif.  Revisi UU MD3 ini, kata Tjahjo, menjadi skala prioritas bagi pemerintah bersama-sama dengan DPR.

Baca Juga:

“Pemerintah bersedia untuk melanjutkan RUU ini dalam sidang paripurna yang akan datang dan dapat disahkan menjadi UU,” ungkap Tjahjo selepas menghadiri rapat dengan Panitia Kerja (Panja) di ruang Badan Legislasi (Baleg), Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9).

“Perubahan dimaksud dengan tujuan untuk mewujudkan lembaga permusyawaratan yang harus lebih demokratis, lebih efektif, lebih akuntabel dalam setiap pengambilan keputusan politik, sehingga pembangunan ditingkat majelis ini diharapkan bisa dilakukan secara musyawarah mufakat,” tambahnya.

Sebelumnya, Baleg DPR RI bersama pemerintah mulai membahas revisi Undang-Undang Nomor 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi atau UU KPK dan UU Nomor 2/2018 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD atau UU MD3 pada Kamis (12/9) malam. Unsur pemerintah melibatkan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Pembahasan ini dilakukan hanya sehari setelah Surat Presiden (Surpres) terkait pembahasan kedua RUU ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke DPR pada Rabu (11/9) sore. Surpres ini juga belum dibahas dalam Rapat Paripurna.[asa]

 

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *