Tok…Megawati Resmi Dilantik Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN, Ini Tugasnya

  • Whatsapp
Pelantikan Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional, Istana Negara, 13 Oktober 2021

INDOPOLITIKA.COM – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), oleh Presiden Joko Widodo, Rabu, (13/10/2021).

Pelantikan sejumlah pejabat BRIN tersebut dimulai dengan pengambilan sumpah. Presiden Jokowi membacakan sumpah jabatan diikuti oleh Megawati dan para Anggota Dewan Pengarah BRIN.

Berita Lainnya

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” kata Jokowi diikuti Megawati dan jajaran Dewan Pengarah BRIN, disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Lewat sumpah jabatan itu, Megawati berjanji akan menjalankan jabatan dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab. Ia juga bersumpah menjunjung tinggi etika jabatan dalam posisi barunya. “Bekerja sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab,” lanjut sumpah para Dewan BRIN.

Apa Tugas Megawati di BRIN?
Tugas Megawati sebagai Dewan Pengarah BRIN tertuang dalam Perpres No 78 Tahun 2021. Adapun BRIN terdiri atas dua unsur, yakni Dewan Pengarah dan Pelaksana.

Tugas Dewan Pengarah BRIN tertuang dalam Pasal 6 berbunyi, “Dewan Pengarah mempunyai tugas memberikan arahan kepada Kepala dalam merumuskan kebijakan dan penyelenggaraan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan, serta invensi dan inovasi, penyelenggaraan ketenanganukliran dan penyelenggaraan keantariksaan menjadi landasan dalam perencanaan pembangunan nasional di segala bidang kehidupan yang berpedoman pada nilai Pancasila.”

Adapun susunan Dewan Pengarah BRIN sesuai pasal 7 ayat (1) Perpres BRIN terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris dan Anggota.

“Ketua sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a secara ex-officio berasal dari unsur Dewan Pengarah badan yang menyelenggarakan tugas pemerintahan di bidang pembinaan ideologi Pancasila,” bunyi pasal 7 tersebut.

Soal kewenangan Ketua Dewan pengarah tertuang dalam ayat (3) pasal 7 berbunyi:

“Ketua Dewan Pengarah sebagaimana dimaksud pada ayat (2) memiliki kewenangan untuk memberikan arahan, masukan, evaluasi, persetujuan atau rekomendasi kebijakan dan dalam keadaan tertentu dapat membentuk Satuan Tugas Khusus untuk mengefektifkan pelaksanaan tugas dan fungsi yang dilaksanakan oleh Pelaksana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf b.”

Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, Ketua Dewan Pengarah dibantu oleh Staf Khusus yang bersifat ex-officio dan tidak bersifat ex-officio yang berjumlah paling banyak 4 (empat) orang.

Adapun untuk jabatan Wakil Ketua, menurut Pasal 7 ayat (5), akan dijabat secara ex-officio oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keuangan dan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perencanaan pembangunan nasional.

Dan untuk sekretaris dan anggota sebagaimana dijabat oleh unsur profesional dan/atau akademisi di bidang penelitian, pengembangan, dan penerapan, serta invensi dan inovasi, paling banyak 7 orang.

Susunan Dewan Pengarah BRIN yang baru saja dilantik:

1. Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua
2. Menteri Keuangan sebagai wakil ketua
3. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas sebagai wakil ketua
4. Sudhamek Agung Waspodo Sunyoto sebagai sekretaris
5. Profesor Emil Salim sebagai anggota
6. Profesor I Gede Wenten sebagai anggota
7. Bambang Kesowo sebagai anggota
8. Profesor Adi Utarini sebagai anggota
9. Profesor Marsudi Wahyu Kisworo sebagai anggota
10. Tri Mumpuni sebagai anggota. [asa]

 

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *