Internasional

Tolak Komersialisasi Isu Iklim

Protes menentang komesialisasi isu iklim di San Francisco, Amerika Serikat (AS). (Foto: Irena Pretika).

San Francisco: Ratusan aktivis lingkungan hidup melakukan aksi protes terhadap menolak komersialisasi iklim saat Forum Global Climate Action Summit baru saja dimulai. Menurut mereka forum ini tak ubahnya sebagai ajang jual beli yang hanya menguntungkan pemodal, namun justru melupakan hak masyarakat sipil yang terdampak.
 
Protes digelar di depan lokasi forum yang berada di Moscone Center, San Francisco, Amerika Serikat. Sejak pukul tujuh pagi waktu setempat sedikitnya lima ratus orang yang berasal dari aktivisi lebaga masyakarat hingga masyarakat sipil menutup jalan masuk menuju lokasi forum.
 
Sebagian besar pedemo adalah  masyarakat adat yang sengaja datang dari berbagai daerah di Indonesia. Sambil membawa poster bertuliskan 'Komunitas bukan Korporasi', 'Kapitalisme hancurkan planet kami' hingga  'Gulingkan Trump dan Pence', mereka menyatakan bahwa para delegasi yang hadir dalam forum tersebut dapat berbuat lebih banyak lagi.
 
Pengunjuk rasa juga menyatakan bahwa masalah lingkungan hidup tidak hanya dilihat dari kacamata pengurangan emisi karbon saja. Namun juga dari keterlibatan masyarakat adat dalam menjaga tanah mereka dari kerusakan akibat polusi.
 
Jihan Gearon, aktivis masyarakat adat dari Navajo Nation in Arizona yang tergabung dalam Mesa Water Coalition menyatakan saat ini yang dibutuhkan aksi nyata.
 
"Kami tidak setuju mereka memperjual-belikan polusi, emisi karbon. Yang dibutuhkan saat ini adalah mengurangi dampaknya bagi perubahan iklim bagi komunitas tersebut," ujar Gearon, kepada jurnalis Metro TV, di San Francisco, Kamis 13 September 2018, waktu Amerika Serikat.
 
Sementara itu Dorthea Enrique, yang juga merupakan penggiat masyarakat adat menyatakan saat ini mereka tengah berperang demi masa depan generasi berikutnya.
 
Pekan ini kota San Francisco menjadi tuan rumah forum global mengatasi perubahan iklim. Forum ini menghadirkan pemerintah tingkat kota dan negara bagian, kalangan bisnis, aktivis lembaga swadaya masyarakat dan ilmuwan.
 
Gubernur California Jerry Brown mencanangkan forum selama satu minggu ini sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan politik Presiden Donald Trump. Tahun lalu Donald Trump menyatakan Amerika Serikat menarik diri dari Kesepakatan Paris, sebuah keputusan yang sebelumnya juga telah diratifikasi oleh 170 negara di masa pemerintahan Presiden Barack Obama.
 
Melalui pertemuan ini para pejabat pemerintahan kota dan negara bagian bersama dengan kalangan bisnis berkomitmen untuk merealisasikan kebijakan energi yang lebih besar dan disertai dengan investasi yang juga lebih besar.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close