Internasional

Topan Jebi Picu Evakuasi dari Bandara Kansai

Bandara Internasional Kansai di Jepang terkena pengaruh Topan Jebi (Foto: AFP).

Tokyo: Bandara utama di Jepang terkena pengaruh Topan Jebi yang melanda sejak Selasa 4 September. Evakuasi pun dilakukan di sekitar Bandara Internasional Kansai itu.
 
Topan Jebi menghantam akses jalan dari bandara yang berada di tengah laut itu. Akibatnya, kapal-kapal feri dikerahkan untuk mengangkut calon penumpang pesawat.
 
Hingga saat ini dilaporkan 10 orang tewas dalam topan yang terkuat dalam 25 tahun terakhir itu. Topan tersebut menghantam kota Osaka yang membuat kehancuran infrastruktur dan rumah warga.
 
Kekuatan Angin yang mencapai 216 kilometer per jam telah merobek atap, menumbangkan truk di jembatan dan menyapu kapal tanker berkapasitas 2.500 ton ke jembatan yang mengarah ke Bandara Kansai.
 
Kerusakan jembatan itu menyebabkan pulau buatan itu terputus. Dalam waktu semalam, 3.000 wisatawan dan staf dievakuasi dari bandara tesebut.
 
Landasan pacu juga dibanjiri air saat gelombang tinggi masuk ke fasilitas itu pada Selasa, merobohkan listrik dan membanjiri bangunan.
 
Pada Rabu 5 September siang waktu setempat ratusan orang telah diangkut ke Kobe dengan perahu khusus. Tetapi lebih dari dua ribu masih menunggu penyelamatan.
 
Belum ada indikasi ketika bandara, yang mengoperasikan lebih dari 400 penerbangan dalam sehari, mungkin dibuka kembali.
 
"Kami mengalami pemadaman listrik sehingga tidak ada AC. Itu panas," kata seorang wanita kepada stasiun televisi NHK setelah diangkut ke Kobe, seperti dikutip AFP, Rabu 5 September 2018.
 
"Aku tidak pernah menduga kerusakan seperti ini bisa diakibat topan," imbuhnya.
 
Perdana Menteri Shinzo Abe, yang men-tweet di akun resminya, mengatakan pemerintah sedang berusaha bisa kembali beroperasi.
 
Abe menambahkan, 2,4 juta warga telah kehilangan kekuatan dalam badai, dengan layanan dipulihkan menjadi hanya setengah pada Rabu pagi. Pihaknya pun berupaya keras untuk memulihkan infrastruktur.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close