INDOPOLITIKA – Jumlah korban meninggal akibat bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh terus bertambah.
Berdasarkan Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB hingga Senin (1/12/2025) pukul 17.00 WIB, korban meninggal mencapai 604 orang. Sedangkan korban masih hilang mencapai 464 orang.
Rinciannya, korban meninggal di Sumatera Utara menjadi 283 jiwa, Sumatera Barat 165 jiwa, dan Aceh 156 jiwa.
Data Pusdatin juga mengungkapkan sebanyak 3.500 rumah rusak berat, 4.100 rumah rusak sedang, dan 20.500 rumah rusak ringan.
Selain itu, sebanyak 282 fasilitas Pendidikan tercatat mengalami kerusakan. Dan jembatan rusak mencapai 271 unit.
Pendistribusian bantuan logistik
Pendistribusian bantuan logistik untuk warga terdampak bencana terus diupayakan BNPB. Sebanyak dua helikopter Caracal milik TNI AU melakukan distribusi bantuan logistik ke Gayo Lues dan Takengon.
Heli diberangkatkan dari Bandara Sultan Iskandar Muda pada Minggu (30/11).
Heli Caracal pertama mengangkut bantuan logistik dan mendistribusikannya ke Takengon, Aceh Tengah. Di Takengon, bantuan akan dikirimkam dalam 3 sortie.
Sementara Heli Caracal lainnya juga berhasil mendarat dan melakukan dropping logistik di Gayo Lues.
Adapun bantuan yang didistribusikan ke dua lokasi tersebut adalah logistik dasar permakanan dan non-permakanan dengan total berat mencapai 4 ton.
Tim gabungan yang melakukan operasi penerbangan helikopter untuk droping logistik secara berkala berhasil menembus beberapa titik yang sebelumnya lumpuh.
Tentu pemerintah melalui BNPB akan terus meningkatkan upaya distribusi logistik demi mempercepat penanganan darurat banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh. (Red)

Tinggalkan Balasan