Internasional

Trump Serang Mantan Pengacara soal Rekaman Model Playboy

Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerang mantan pengacaranya, Michael Cohen, terkait rekaman diskusi mereka mengenai uang sogokan bagi model majalah Playboy  dalam skandal dugaan perselingkuhan.

Pernyataan terbaru Trump merupakan reaksi pertamanya terhadap laporan dari kantor berita New York Times edisi Jumat 20 Juli, yang melaporkan bahwa Biro Investigasi Federal (FBI) telah menyita rekaman audio itu saat penggerebekan kantor Cohen pada April.

Penggerebekan dilakukan di tengah investigasi dugaan intervensi Rusia dalam pemilihan umum AS 2016.

“Tidak terbayangkan bahwa pemerintah menggerebek kantor seorang pengacara (di pagi buta) – hampir tidak pernah terjadi sebelumnya,” tulis Trump di Twitter, seperti dikutip dari AFP, Sabtu 21 Juli 2018.

“Hal yang lebih tak terbayangkan lagi adalah, seorang pengacara secara diam-diam merekam kliennya sendiri — sangat tidak pernah terjadi sebelumnya, mungkin saja itu tindakan ilegal,” lanjut dia.

“Berita baiknya adalah, presiden favorit Anda semua ini tidak melakukan kesalahan apapun!” ungkap trump.

Dugaan Perselingkuhan

Mantan model Playboy Karen McDougal mengklaim sempat berhubungan dengan Trump setelah bertemu pada 2006. Dugaan perselingkuhan terjadi tak lama usai istri Trump, Melania, melahirkan putra mereka, Barron.

McDougal pernah mengatakan kepada media CNN bahwa Trump berusaha memberikan sejumlah uang kepadanya untuk berhubungan seks.

Wall Street Journal menyebut, percakapan pada September 2016 antara Trump dan Cohen adalah mengenai pembelian hak cipta atas cerita McDougal, yang dijual sebulan sebelumnya kepada National Enquirer dengan harga USD150.000.

Tabloid itu menyimpan cerita McDougal dan mencegahnya beredar ke publik. Direktur perusahaan induk National Enquirer, American Media, adalah teman Trump.

Laporan terbaru di media AS menimbulkan pertanyaan tentang mengapa tim kampanye Trump membantah kesepakatan antara McDougal dan American Media, meski itu sudah diketahui publik.

Pengacara pribadi Trump, Rudy Giuliani, menegaskan kepada New York Times bahwa rekaman Cohen memang ada. Tetapi ia mengklaim bahwa presiden tidak melakukan kesalahan apa pun.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close