Internasional

Trump Terekam Diskusikan Uang Sogokan untuk Model Playboy

Presiden AS Donald Trump hendak memasuki pesawat Air Force One di Maryland, 20 Juli 2018. (Foto: AFP/NICHOLAS KAMM)

Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump diam-diam direkam seseorang saat sedang membicarakan uang sogokan untuk model majalah Playboy terkait dugaan perselingkuhan. Rekaman itu dibuat dua bulan sebelum pemilihan umum 2016. 

Dalam sebuah laporan yang muncul di sejumlah media AS pada Jumat 20 Juli 2018, Biro Investigasi Federal (FBI) mengaku memiliki rekaman tersebut. 

Rekaman itu disebut-sebut dibuat mantan pengacara Trump, Michael Cohen. Cohen diselidiki pengadilan federal New York mengenai pembayaran uang sogokan itu, untuk menentukan apakah hal tersebut melanggar undang-undang keuangan kampanye atau tidak.

Dilansir dari laman Channel News Asia, Sabtu 21 Juli 2018, Trump tidak menjawab pertanyaan wartawan mengenai rekaman Cohen. Ia berlalu begitu saja meninggalkan Gedung Putih untuk menuju klub golfnya di New Jersey.

Kantor berita New York Times melaporkan, FBI menyita rekaman itu saat penggerebekan kantor Cohen awal tahun ini. Laporan didapat usai mengutip pengacara dan sejumlah tokoh lain yang mengenai soal rekaman tersebut. Hingga saat ini Cohen belum ditangkap atau dituntut.

Mantan model Playboy Karen McDougal mengklaim dirinya memiliki hubungan gelap dengan Trump. Ia mengaku berhubungan selama beberapa bulan setelah bertemu pada 2006, tak lama setelah istri Trump, Melania, melahirkan putra mereka, Barron. 

Sebelumnya dia mengaku kepada media CNN bahwa Trump mencoba membayarnya untuk pelayanan seks.

Wall Street Journal menyebut, percakapan pada September 2016 antara Trump dan Cohen adalah mengenai pembelian hak cipta atas cerita McDougal, yang dijual sebulan sebelumnya kepada National Enquirer dengan harga USD150.000.

Tabloid itu menyimpan cerita McDougal dan mencegahnya beredar ke publik. Direktur perusahaan induk National Enquirer, American Media, adalah teman Trump.

Laporan terbaru di media AS menimbulkan pertanyaan tentang mengapa tim kampanye Trump membantah kesepakatan antara McDougal dan American Media, meski itu sudah diketahui publik.

Pengacara pribadi Trump, Rudy Giuliani, menegaskan kepada New York Times bahwa rekaman Cohen memang ada. Tetapi ia mengklaim bahwa presiden tidak melakukan kesalahan apa pun.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close