Olahraga

KPAI tak Larang Audisi, Tapi PB Djarum Berhadapan dengan Regulasi

Klarifikasi KPAI Hebohnya Tudingan Menghentikan Audisi Bulutangkis  
  • Whatsapp
Beberapa bibit calon atlet bulutangkis masa depan bangsa, tengah berlatih keras.

INDOPOLITIKA- Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto menepis pemberitaan mengenai tudingan KPAI melalukan pemberhentian terhadap Audisi Beasiswa Djarum Foundation. Menurut dia, KPAI mendukung upaya Djarum dalam penggalian bibit atlet nasional, namun dengan beberapa catatan.

“Kita tidak ada kata pembubaran audisi, bahasa itu keluar dari Djarum Foundation yang tentu kita tidak punya kewenangan lanjut atau stop kegiatan audisi,” ucap Susanto saat dihubungi Indopolitika.com, Senin (9/9).

Baca Juga:

Susanto menegaskan bahwa, sejak pertemuan 5 September lalu dengan K/L (KPAI, KPPA, Kemenpora, Kemenkes, dan Djarum) sudah ada kesepakan untuk pengurangan brand merk Djarum tidak dipakai oleh anak.

Hal itu, lanjut dia, untuk mencari jalan keluar agar pembinaan dan pelatihan anak-anak terhindar dari upaya eksploitasi brand yang berlebihan. KPAI juga tidak pernah memberikan pelanggaran regulasi yang ada berkaitan dengan audisi olahraga yang diadakan Djarum.

“Jadi kita tidak mempersoalkan proses audisi baik yang sedang berlangsung maupun ditahun yang akan datang,” ucapnya.

Apabila pihak Djarum belum merubah brand Djarum, maka KPAI bersama dengan kementerian lembaga terkait meminta hal tersebut dihentikan, sampai ada format baru yang tidak melanggar ketentuan dan perundangan yang berlaku, terutama regulasi perlindungan anak.

“Jadi Djarum bukan berhadapan dengan KPAI, tapi regulasi yang sudah jelas dan terang terkait perlindungan anak dalam bahaya iklan rokok,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Imam Nahrawi berharap Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis tetap bergulir pada tahun depan.

Imam merasa bahwa audisi Djarum tetap harus dilakukan untuk keberlanjutan pembinaan bulu tangkis di Indonesia. “Audisi badminton Djarum mestinya jalan terus karena tak ada unsur eksploitasi anak. Bahkan, audisi Djarum sudah melahirkan juara-juara dunia,” tulis Imam di Instagram, Minggu (8/9).[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *