INDOPOLITIKA.COM – Densus 88 Antiteror Polri menangkap tujuh terduga teroris jaringan Jemaah Islamiyah (JI) di wilayah Sulawesi Tengah.  

Juru Bicara Densus 88, Kombes Pol Aswin Siregar, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Penangkapan dilakukan di lokasi yang berbeda-beda. 

“Benar,” kata Aswin singkat saat dikonfirmasi, Kamis (18/4). 

Meski begitu, Aswin enggan membeberkan identitas para terduga teroris itu. Termasuk peranannya. 

“Nanti lewat Humas Polri semua keterangannya ya,” ucapnya. 

Sebelumnya, Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho, pada Rabu (17/4/2024) membenarkan, Densus 88 menangkap tujuh orang yang diduga terafiliasi sebagai anggota JI, pada Selasa (16/4/2024). 

“Dari informasi kami terima ketujuh orang tersebut empat di antaranya warga Kota Palu, dua orang warga Kabupaten Sigi, dan satu orang warga Kabupaten Poso,” kata Agus. 

Agus menjelaskan, empat warga Kota Palu diduga anggota JI berinisial AR, BS, GN, dan BK, kemudian dua warga Sigi berinisial MH dan HR, serta warga Poso berinisial SK. 

Densus juga menggeledah dua rumah di Jalan Lagarutu, Kelurahan Talise Valangguni, Kota Palu. Dari penggeledahan tersebut, sejumlah barang bukti disita seperti laptop dan telepon genggam. 

Setelah melakukan penggeledahan di Kota Palu, tim Densus 88 bersenjata lengkap dibantu tim Gegana Polda Sulteng menggeledah satu rumah warga di Desa Kalukubula, Kabupaten Sigi. Langkah dilakukan kepolisian sebagai upaya penindakan paham radikalisme dan terorisme berkembang di Tanah Air. [Red] 

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com