Tukang Galon: Siapapun Lawan di Pilkada Tangsel Saya tak Gentar, Saya Pasti Bisa

  • Whatsapp
Yusrianto, Tukang galon yang siap bersaing di Pilkada Kota Tangsel/Foto/INDOPOLITIKA.com

INDOPOLITIKA.COM- Nama Yusrianto belakangan ini ramai diperbincangkan netijen maupun masyarakat Kota Tangsel. Pria yang sehari-harinya mengaku sebagai tukang galon ini mengaku tak main-main ikut konstelasi Pilkada Kota Tangsel, 2020 mendatang.

Usai mendaftar di penjaringan bakal calon walikota-wakil walikota lewat DPC PDI Perjuangan, pria 36 tahun kembali mendaftar konvensi terbuka yang sudah dibuka Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Menurutnya, langkah mendaftar ke PSI menunjukan dirinya benar-benar serius songsong Pilkada Kota Tangsel.

Baca Juga:

Siapapun lawanya di Pilkada nanti, entah itu anaknya Wapres, Kolonel TNI, Wakil Walikota maupun yang lainya, ia tetap menjunjung tinggi prinsip pantang menyerah. “Untuk lawan yang saya hadapi, saya tidak gentar sedikitpun, saya pasti bisa,” katanya.

Motivasi utama Yusri songsong Pilkada Kota Tangsel, karena dia ingin membantu perekonomian masyarakat melalui implementasi visi misi yang sudah disipkanya. Menurut Yusri, saban hari, dia kerap bertemu masyarakat yang berkeluh kesah terhadap kondisi perekonomian mereka.

“Konsumen saya kelas bawah dan sering bangat bercerita tentang kekurangan kehidupan mereka, keprihatinan mereka. Itu menjadi bahan perenungan saya untuk bagaimana mereka menjadi lebih baik,” kata Yusrianto.

Menurut aktivis GMNI ini, dari banyaknya keluh kesah masyarakat itu, memotivasi dirinya maju di Pilkada Tangsel. “Saya akan memajukan ekonomi masyarakat jika saya diberi amanah. Modal saya jaringan masyarakat, saya sering bergaul, berinteraksi dan juga duduk bareng masyarakat, saya yakin dengan modal itu saya bisa menang,” tuntasnya.

Nama-nama yang sudah dipastikan muncul itu antara lain Situ Nur Azizah (anak wapres Ma’ruf Amin), Kolonel Beben (anak buah Wiranto), Benyamin Davnie (Wakil Walikota Tangsel), Muhamad (Sekda) Tb Rahmad Sukendar, Tomy Patria Edwardy (Lurah Cipayung Ciputat). Selain itu, Heri Gagarin (kader PDIP), Kemal Pasha (Pengusaha), Aldrin ramadian (adik Airin), Drajat Sumarsono (Anggota DPRD), Roland Mulia, Ade Irawan (aktivis ICW), Fahd Padhepie (Penulis), Gacho Sunarso (Ketua DPC Demokrat), Muhammad Reza AO (Ketua MPP Pemuda Pancasila), Arsid, Yardin Zulkarnain, Suriadi Hendarman dan Suhendar.[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *