Internasional

Turki Sebut Sanksi AS Berdampak pada Timur Tengah

Menteri Keuangan Turki Berat Albayrak (Foto: AFP).

Ankara: Turki merasa krisis ekonomi yang dihadapinya akibat sanksi perdagangan dari Amerika Serikat (AS) akan berdampak pada kawasan Timur Tengah. Hal ini dapat mendorong terorisme dan krisis pengungsi di wilayah tersebut.
 
"Langkah yang diambil dengan motivasi politik tidak hanya akan berdampak pada sistem keuangan global, tapi juga perdagangan global dan stabilitas regional," kata Menteri Keuangan Turki Berat Albayrak, seperti diwartakan VOA, Selasa 28 Agustus 2018.
 
"Sanksi akan menambah masalah yang menjadi asupan bagi terorisme dan juga krisis pengungsi," ucapnya.
 
Albayrak mengatakan itu saat bertemu dengan Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire. Dia menyebut, sanksi AS justru membuat hubungan Turki dengan negara-negara Eropa dan khususnya Prancis semakin meningkat.
 
Awal bulan ini Albayrak menyampaikan kepada investor bahwa Turki akan tampil kuat dalam krisis yang kini dihadapi. Dia menyebut bank-bank berada pada kondisi sehat.
 
Perselisihan antara kedua negara dipicu penahanan pendeta asal AS Andrew Brunson oleh Turki atas tuduhan terlibat kudeta pada 2016. Dia dikenakan tudingan aksi spionase dan terorisme.
 
Dampak penerapan sanksi penggandaan tarif impor aluminium dan baja kepada Turki menyebabkan jatuhnya nilai tukar lira terhadap dollar AS. Sejak awal tahun ini, lira kehilangan nilainya hingga 40 persen, dan masih terpuruk setelah libur panjang Idul Adha.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close