Daerah

Turunkan Angka Kemiskinan Hingga Satu Digit, Mantan Kepala BP Batam Apresiasi Jokowi

Batam – Bakal calon anggota DPD RI Dapil Kepulauan Riau (Kepri) periode 2019-2024, Mustofa Widjaja mengapresiasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas rekor barunya menurunkan angka kemiskinan yang dari sebelumnya dua digit menjadi satu digit dalam setahun terakhir.

“Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Indonesia turun dari angka 10,12 persen pada Maret 2017 menjadi 9,82 persen pada Maret 2018,” kata Mustofa Widjaja kepada sejumlah wartawan di kawasan Batam Center, Jumat (20/7).

Selain itu, anggota dewan pakar ICMI Pusat ini mengatakan, penurunan angka kemiskinan ini merupakan rekor baru dan untuk pertama kalinya menjadi satu digit sejak tahun 1998. Menurutnya, pemerintah harus terus menekan angka kemiskinan, termasuk dengan menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat.

“Pemerintah pusat pun harus terus mendorong kepala daerah agar terus menggencarkan program pengentasan kemiskinan di daerah, salah satunya adalah melalui pemerataan pembangunan. Salah satu faktor masih tingginya angka kemiskinan adalah belum meratanya pembangunan di Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut, Mustofa Widjaja juga menyinggung soal problem kemiskinan di provinsi Kepri yang masih menjadi perbincangan banyak kalangan, terlebih semakin bertambahnya jumlah penduduk miskin di provinsi Kepri pada tahun 2017.

Sebelumnya, Data BPS Provinsi Kepri menyebut, angka penduduk miskin di Triwulan III (September) tahun 2017 naik dibandingkan Triwulan I (Maret). Jumlah penduduk miskin (Penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan) di Kepri mencapai 128.430 ribu September 2017 lalu atau (6,13 persen) dari total penduduk Kepri.

“Tentu pemerintah daerah perlu mengupayakan sejumlah langkah untuk menekan persoalan tersebut. Ini bukan sesuatu yang mustahil apabila program-program pemerintah berjalan dengan baik, dan tentunya penyebaran program tersebut harus tepat sasaran,” ujar Mustofa Widjaja.

Ia pun menambahkan, perlu sinergitas pemerintah dengan elemen-elemen yang ada dalam rangka menggerakkan ekonomi rakyat.

“Harus ada komitmen bersama antar semua pihak untuk memecahkan problem kemiskinan di Kepri. Komitmen bersama ini bukan saja dalam bentuk program-program saja, tetapi solusi yang diambil dalam upaya pengentasan kemiskinan dari daerah kota atau kabupaten di Kepri,” tutup Mantan Kepala BP Batam ini. (ind)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close