Typhoon Surigae, BMKG Imbau Batasi Pelayaran di Wilayah Timur

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan imbauan bagi warga di sekitar perairan Papua bagian utara, Maluku Utara, dan Sulawesi utara. Imbauan tersebut terkait kuatnya dampak Siklon Tropis Surigae

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan BMKG terus melakukan pemantauan perkembangan Siklon Tropis Surigae dan aktivitas dinamika atmosfer lainnya beserta potensi dampak cuaca ekstremnya.

Berita Lainnya

“Terkait dengan potensi cuaca ekstrem tersebut, masyarakat diimbau untuk membatasi melakukan pelayaran di wilayah perairan Papua bagian utara, Maluku Utara, dan Sulawesi utara,” ungkap Guswanto dalam siaran persnya, Rabu (21/4/2021).

Selain itu, lanjut Guswanto, masyarakat juga diimbau untuk menghindari daerah rentan mengalami bencana seperti lembah sungai, lereng rawan longsor, pohon yang mudah tumbang, tepi pantai, dan lainnya.

“Mewaspadai potensi dampak seperti banjir/bandang/banjir pesisir, tanah longsor dan banjir bandang terutama di daerah yang rentan,” katanya.

Guswanto menegaskan intensitas Typhoon Surigae masih berada pada kategori sangat kuat dengan kecepatan angin maksimum di sekitar sistemnya mencapai 95 knot (176 km/jam) dan tekanan di pusatnya mencapai 935 hPa dengan pergerakan sistem ke arah timur laut.

Untuk sepekan ke depan, potensi hujan intensitas sedang-lebat dapat terjadi di beberapa wilayah lainnya sebagai berikut; Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Banten, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.(azh)

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *