UAS Dikabarkan Buzzer Pembenci Ulama Ditolak di Sumenep, Acaranya Malah Dibanjiri Warga Tuh..!

Tabligh akbar UAS di Sumenep/ig@ustadzabdulsomad_official

INDOPOLITIKA.COM – Ustadz Abdul Somad (UAS) sempat dikabarkan ditolak hadir memberikan tabligh akbar di Sumenep, Madura. Kabar itu disampaikan salah satu buzzer pembenci ulama di akun Twitternya.

Kabar yang disampaikan buzzer tersebut bahkan membuatnya memuncaki daftar trending Twitter yang berujung munculnya tagar agar ditangkap saja sekalian.

Bacaan Lainnya

Bahkan hingga malam ini, tagar tersebut masih bertahan sebagai salah satu trending.

Diketahui, jadwal UAS di Sumenep adalah tablig akbar di dua tempat. Yaitu di depan Masjid Nur Muhammad, desa Kolor dan di Pondok Pesantren Mauidzul Amin, Bunangkah Tengah, Pamekasan, Madura.

Di Masjid Nur Muhammad, tablig akbar yang berlangsung pukul 15.00 WIB itu dipenuhi ribuan jemaah dari berbagai daerah. Di sana, UAS sempat menyinggung soal dirinya yang ditolak masuk ke Singapura.

“Jangankan masuk surga, masuk singapura aja enggak masuk,” kelakar UAS saat bercerita tentang surga yang disambut riuh tepuk tangan jemaah.

Sementara di Pondok Pesantren Mauidzul Amin, nampak salah satu spanduk bertuliskan, “Santri Mauidzul Amin always love Ustadz Abdul Somad”.

Di Pondok Pesantren al-Amin Prenduan, Sumenep, Madura, tabligh akbar yang menghadirkan UAS nampak dihadiri ribuan jemaah.

Polres Sumenep

Mengenai rencana aksi unjuk rasa menolak kehadiran UAS di Sumenep, Polres Sumenep telah merespons dengan mempersiapkan pasukan pengamanan. Sesuai surat pemberitahuan itu, aksi akan berlangsung di depan Masjid Jamik Sumenep dengan jumlah massa mencapai 200 orang.

“Sesuai SOP kami sudah melakukan persiapan pasukan pengamanan untuk mengawal aksi tersebut, namun ternyata tidak ada,” kata Humas Polres Sumenep AKP Widiarti.

“Ternyata aksinya tidak jadi, tapi juga tidak ada pencabutan pemberitahuannya sampai sekarang,” kata Widiarti. [Red]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.